PALU,netiz.id — Kepala BPBD Provinsi Akri Fatah Yunus memimpin kegiatan analisis penanggulangan risiko tsunami di salah satu hotel di Kota Palu, terkait penanganan bencana dan Megathrust North Sulawesi.
Dalam kerjasama dengan Deputi Sistem dan Strategi, Idrip, BPBD Provinsi menggelar Focus Discussion Group (FGD) di salah satu hotel di Kota Palu, Senin (23/11/22) kegiatan juga dihadiri oleh Komisi VIII DPR RI, OPD teknis, serta kepala desa dan lurah.
FGD ini bertujuan menganalisis pengembangan strategi penanggulangan bencana di wilayah Palu, Parigi, Sigi, dan Donggala. Acara tersebut melibatkan pembicara dari anggota Komisi VIII DPR RI, Matindas J Rumambi, dan dihadiri oleh BNPB Deputi Sistem dan Strategi, Raditya Jati.
Akri Fatah Yunus, mantan kepala BPBD Donggala, menjelaskan bahwa FGD ini didasarkan pada survei baseline kapasitas pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi ancaman tsunami.
Kegiatan ini juga merupakan langkah lanjut dari perumusan isu strategis dalam penyusunan Megathrust North Sulawesi.
“Setiap pihak perlu menyepakati tindak lanjut program yang tepat, termasuk penyusunan Megathrust North Sulawesi,” ungkapnya.
FGD menggunakan metode penyampaian analisis singkat dan diskusi kelompok, dilaksanakan secara online. Demikian Kepala BPBD Provinsi Sulteng. (TIM)




