PALU,netiz.id — Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Tengah mendorong penguatan fungsi Command Center Digital sebagai pusat kendali informasi dan layanan digital terpadu guna mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang efektif, transparan, dan berbasis data.
Dorongan tersebut disampaikan saat Sekretaris DPRD Provinsi Sulawesi Tengah menghadiri kegiatan Optimalisasi Penyelenggaraan Pemerintahan Digital (Pemdi), peningkatan tata kelola data, serta pemanfaatan Command Center Provinsi Sulawesi Tengah yang digelar di Ruang POLIBU, Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah pada Rabu (21/01/26).
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah melalui Program 9 BERANI, khususnya dalam mendorong transformasi birokrasi menuju pemerintahan yang adaptif, inovatif, transparan, dan berbasis teknologi informasi. Optimalisasi pemerintahan digital dinilai strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Forum tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah dan dihadiri oleh Staf Ahli Gubernur, para Asisten, serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menekankan pentingnya percepatan transformasi digital yang didukung oleh tata kelola data yang terintegrasi, akurat, dan berkelanjutan. Command Center disebut memiliki peran strategis sebagai instrumen pengambilan kebijakan berbasis data yang cepat dan tepat, sekaligus menjadi sarana pemantauan serta evaluasi pelaksanaan Program 9 BERANI secara terukur dan terintegrasi.
Sementara itu, Sekretaris DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, M. Sadly Lesnusa, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai penguatan pemerintahan digital dan optimalisasi Command Center sejalan dengan peran DPRD dalam mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
“Penguatan sistem pemerintahan digital berbasis data merupakan fondasi penting dalam mendukung fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan DPRD agar berjalan lebih responsif dan akurat,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Tengah untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi dalam penguatan sistem informasi, keterbukaan dan integrasi data, serta pemanfaatan teknologi digital guna menunjang kinerja kelembagaan DPRD secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun kesamaan persepsi dan komitmen lintas perangkat daerah dalam mengoptimalkan penyelenggaraan pemerintahan digital, sekaligus memperkuat peran Command Center sebagai pusat kendali informasi dan layanan digital terpadu di Provinsi Sulawesi Tengah. (KB/*)





