JAKARTA,netiz.id — Pelantikan Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, sebagai Ketua Umum Masyarakat Ilmu Pemerintahan Indonesia (MIPI) membawa harapan baru bagi penguatan ilmu pemerintahan yang lebih membumi dan berpihak pada daerah.
Anwar Hafid menegaskan bahwa salah satu fokus utamanya adalah memperluas kiprah MIPI ke seluruh daerah di Indonesia. Ia menilai penguatan struktur organisasi di tingkat lokal menjadi kunci agar kajian dan pemikiran ilmu pemerintahan dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan.
Dengan pengalaman panjang sebagai birokrat dan politisi, Anwar dinilai memiliki kapasitas untuk membawa MIPI lebih adaptif terhadap tantangan pemerintahan modern. Ia menekankan pentingnya sinergi antara akademisi, praktisi, dan pemerintah daerah dalam membangun sistem pemerintahan yang profesional dan berintegritas.
Selain memperluas jejaring organisasi, Anwar juga mendorong kemitraan strategis antara MIPI dan perguruan tinggi di daerah sebagai pusat pengembangan riset, inovasi kebijakan, serta kaderisasi generasi ilmuwan pemerintahan.
“MIPI berharap tidak hanya menjadi organisasi keilmuan, tetapi juga mitra strategis negara dalam melahirkan kebijakan publik yang responsif, berkeadilan, dan berorientasi pada kepentingan rakyat.” Pungkasnya. (KB/*)





