Menu

Mode Gelap

Daerah · 31 Des 2025

Anwar Hafid Minta Pejabat Baru Langsung Bekerja Tanpa Seremoni


					Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid didampingi Wakil Gubernur dr. Reny Lamadjido memberikan arahan saat pelantikan pejabat eselon II dan penyerahan SK kepada ribuan PPPK Paruh Waktu di Halaman Gedung Pogombo, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Palu, Rabu (31/12/25). FOTO: istimewa Perbesar

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid didampingi Wakil Gubernur dr. Reny Lamadjido memberikan arahan saat pelantikan pejabat eselon II dan penyerahan SK kepada ribuan PPPK Paruh Waktu di Halaman Gedung Pogombo, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Palu, Rabu (31/12/25). FOTO: istimewa

PALU,netiz.id — Gubernur Sulawesi Tengah, Hafid, menegaskan agar yang baru dilantik langsung bekerja tanpa menunggu seremoni serah terima maupun acara lepas sambut. Menurutnya, kegiatan seremonial tersebut hanya menghabiskan waktu dan anggaran, sementara pelayanan kepada masyarakat harus segera berjalan.

Penegasan itu disampaikan Gubernur saat melantik 36 pejabat eselon II dan , serta menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan kepada lebih dari 3.230 Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di lingkungan Pemerintah Provinsi . Pelantikan berlangsung di Halaman Gedung Pogombo, Kantor , Rabu (31/12/25).

“Hari ini buku sudah ditutup. Yang lama selesai tugasnya, yang baru langsung bekerja. Tidak perlu lagi seremoni-seremoni,” tegas Gubernur dalam arahannya.

Gubernur menekankan bahwa jabatan yang diemban para pejabat bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah besar dari daerah dan negara yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia meminta seluruh pejabat yang baru dilantik menunjukkan kinerja nyata sejak hari pertama.

Selain itu, Anwar Hafid menegaskan pentingnya loyalitas dan profesionalisme (ASN) dalam membangun birokrasi yang solid dan efektif. Ia mengingatkan agar seluruh ASN, baik PNS maupun PPPK, menjauhkan diri dari politik praktis dan fokus bekerja untuk kepentingan masyarakat.

“Tanpa loyalitas, kita tidak mungkin bekerja bersama dan mencapai cita-cita bersama. Bekerjalah secara profesional dan setia kepada negara,” ujarnya.

Kepada PPPK Paruh Waktu yang menerima SK pengangkatan, Gubernur mengingatkan bahwa masa kontrak kerja berlaku selama satu tahun dan akan dievaluasi secara ketat berdasarkan kinerja dan disiplin kerja. PPPK yang tidak menunjukkan , kata dia, akan dihentikan, sedangkan yang berprestasi akan dipertahankan.

Dalam kesempatan tersebut, Anwar Hafid juga menegaskan komitmennya terhadap integritas dan etika ASN. Ia menyatakan tidak akan memberikan toleransi terhadap pelanggaran berat, terutama tindak pidana .

“Integritas dan etika adalah harga mati. Kalau ada kasus korupsi, pasti diberhentikan di tengah jalan,” tegasnya.

Pelantikan yang berlangsung khidmat itu turut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny Lamadjido, serta jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah. Gubernur berharap momentum pelantikan ini menjadi awal pengabdian yang lebih baik bagi seluruh ASN dalam melayani masyarakat Sulawesi Tengah. (KB/*)

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Inflasi Sulteng Terkendali di Angka 3,31 Persen, TPID Perkuat Stok Pangan Hadapi Idul Fitri 2026

14 Januari 2026 - 19:32

Wagub Sulteng, Reny Lamadjido

Wagub Sulteng Pimpin Rapat TPID, Siapkan Strategi Kendalikan Inflasi Jelang Ramadan

14 Januari 2026 - 19:15

Wagub Sulteng, Reny Lamadjido

Wakil Ketua Fraksi PKS, Takwin Tinjau dan Bantu Korban Banjir di Desa Wani

14 Januari 2026 - 18:51

Takwin

Relawan PKS Bersihkan Rumah Lansia Korban Banjir di Desa Wani

14 Januari 2026 - 17:52

PKS SULTENG

Komisi I DPRD Sulteng Dorong Penganggaran Honorarium KPID dan KI yang Proporsional

14 Januari 2026 - 12:49

DPRD SULTENG

Korban Banjir Aceh Terima Kiriman 1.000 Paket Abon dari Masyarakat Sulteng

14 Januari 2026 - 12:00

Yakesma Sulteng
Trending di Daerah