Menu

Mode Gelap

Daerah · 27 Nov 2025

Bandara Ilegal di IMIP Diduga Beroperasi 6 Tahun Tanpa Bea Cukai dan Imigrasi


					Petugas Bandara IMIP melakukan pengecekan kondisi pesawat terbang seusai mendarat, Jumat sore (19/01/24). Bandar udara merupakan salah satu lini layanan jasa transportasi yang diusahakan PT IMIP sebagai fasilitas penunjang operasional. (Dok. Departemen Media Relations PT IMIP) Perbesar

Petugas Bandara IMIP melakukan pengecekan kondisi pesawat terbang seusai mendarat, Jumat sore (19/01/24). Bandar udara merupakan salah satu lini layanan jasa transportasi yang diusahakan PT IMIP sebagai fasilitas penunjang operasional. (Dok. Departemen Media Relations PT IMIP)

MOROWALI,netiz.id — Dugaan beroperasinya bandara di kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) sejak 2019 memunculkan kecaman dan tanda tanya besar mengenai lemahnya pengawasan negara di area industri strategis tersebut. Bandara yang berada di lingkungan perusahaan tambang dan pengolahan nikel itu disebut telah beroperasi selama enam tahun tanpa kehadiran petugas bea cukai maupun imigrasi.

Sekretaris Peneliti Indonesia Strategic and Defense Studies (ISDS), Edna Caroline, menilai situasi ini menunjukkan adanya celah serius dalam sistem pengawasan administratif negara. Ia menyebut aktivitas penerbangan di kawasan dengan nilai ekonomis dan strategis tinggi seharusnya berada dalam kendali penuh pemerintah.

“Bandara itu beroperasi sejak 2019. IMIP sendiri berdiri sejak 2010 dan berkembang pesat pada era Presiden Jokowi. Namun selama bertahun-tahun, tidak ada aparatur negara yang mengawasi aktivitas penerbangan di sana,” kata Edna dalam keterangannya.

Menurut dia, absennya aparat resmi seperti Pemerintah Daerah, Kementerian ESDM, Bea Cukai, hingga Imigrasi menimbulkan berbagai pertanyaan. “Kenapa tidak ada yang masuk? Apakah ada tekanan tertentu? Atau ada kepentingan yang membuat kawasan itu seolah dibiarkan berjalan sendiri?” ujarnya.

Edna menjelaskan, ketiadaan petugas bea cukai dan imigrasi mengindikasikan adanya “ruang bebas” yang tidak terpantau negara. Informasi serupa juga, kata dia, disampaikan Menteri Pertahanan dalam forum resmi terkait keamanan .

“Pak Menhan menyampaikan bahwa di kawasan itu tidak ada bea cukai dan imigrasi. Dan beliau menegaskan, tidak boleh ada negara di dalam negara,” tambahnya.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan berbagai ancaman, mulai dari barang, pelanggaran keimigrasian, hingga potensi ancaman keamanan yang tidak terdeteksi. Ia menilai pemerintah harus segera menutup celah regulasi dan memperkuat kontrol terhadap aktivitas logistik di wilayah industri Morowali.

“Harus ada tindakan cepat. Minimal, petugas bea cukai dan imigrasi ditempatkan di sana. Itu bentuk pengawasan paling dasar yang seharusnya sudah ada sejak awal,” tegasnya.

Bandara IMIP sebelumnya mulai beroperasi setelah di kawasan industri , Sulawesi Tengah. Pada periode itu, Morowali masih dipimpin Bupati Taslim, paman dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) , yang kala itu menjabat Anggota Komisi III DPR RI.

PT IMIP merupakan konsorsium yang terdiri dari Shanghai Decent Investment Group, PT Sulawesi Mining Investment, dan PT Bintang Delapan Investama. Kawasan industri tersebut lahir dari antara Bintang Delapan Group (Indonesia) dan Tsingshan Steel Group (Tiongkok). (KB/*)

Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Amankan Aset Negara, Kantor Pertanahan Donggala Serahkan Sertipikat BMN

13 Januari 2026 - 10:02

Kantah Donggala

DPRD Sulteng Ikut Pererat Kebersamaan Forkopimda di Jamuan Kodaeral VI

13 Januari 2026 - 06:24

DPRD SULTENG

Komisi III DPRD Sulteng Tekankan Keadilan DBH bagi Daerah Penghasil Nikel

13 Januari 2026 - 06:13

DPRD SULTENG

Lebih 100 KK Terdampak, Pemprov Sulteng Lakukan Penanganan Darurat Banjir–Longsor di Donggala

12 Januari 2026 - 21:18

Banjir Donggala

PKS Turun Gunung, Rumah Warga Desa Wani Kembali Kinclong

12 Januari 2026 - 21:00

Relawan PKS Banjir DOnggala

Bupati Donggala Tinjau Lokasi Banjir, Enam Kecamatan Berstatus Tanggap Darurat

12 Januari 2026 - 20:28

Banjir Donggala
Trending di Daerah