Menu

Mode Gelap

Nasional · 22 Okt 2025

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, ATR/BPN Catat Lompatan Besar dalam Layanan Pertanahan


					Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Ossy Dermawan (kedua kanan) memberikan keterangan pers usai melakukan pertemuan dengan jajaran Kepolisian Republik Indonesia di Gedung Mabes Polri, Jakarta, Senin (20/10/25). FOTO: istimewa Perbesar

Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Ossy Dermawan (kedua kanan) memberikan keterangan pers usai melakukan pertemuan dengan jajaran Kepolisian Republik Indonesia di Gedung Mabes Polri, Jakarta, Senin (20/10/25). FOTO: istimewa

JAKARTA,netiz.id — Satu tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjadi momentum penting bagi Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ () dalam memperkuat fondasi pemerataan kesejahteraan rakyat melalui sektor pertanahan dan tata ruang.

Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, , menyebut tahun pertama pemerintahan ini sebagai fase konsolidasi menuju transformasi besar-besaran. Menurutnya, seluruh yang dijalankan kementerian kini diarahkan untuk memastikan tanah dan ruang menjadi instrumen pemerataan kesejahteraan yang nyata bagi rakyat.

“Sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto, bekerja memastikan tanah dan ruang berfungsi untuk kesejahteraan rakyat. Setahun ini menjadi fondasi penting untuk melangkah lebih cepat dan lebih kuat demi menciptakan keadilan sosial,” ujar Ossy, Senin (20/10/25).

Salah satu program andalan, Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), menunjukkan capaian luar biasa. Hingga Oktober 2025, sebanyak 123,3 juta bidang tanah telah terdaftar, dengan 97 juta bidang di antaranya bersertipikat. Dalam satu tahun terakhir saja, pendaftaran mencapai 4 juta bidang, menghasilkan penambahan nilai ekonomi sebesar Rp1.021,95 triliun.

Transformasi digital juga menjadi tonggak penting. Kementerian ATR/BPN kini telah menerbitkan ,1 juta Sertipikat Elektronik, drastis dibandingkan 639 ribu pada tahun sebelumnya. “Digitalisasi membuka jalan bagi layanan yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel,” ujar Ossy.

Tak hanya urusan legalitas tanah, kementerian juga memperkuat perlindungan tanah wakaf dan aset sosial keagamaan. Sebanyak 278.689 bidang tanah wakaf dengan luas 26.865 hektare telah terdaftar, meningkat lebih dari 16 ribu bidang dalam setahun terakhir.

Sementara itu, terus dijalankan sebagai wujud keberpihakan pemerintah kepada rakyat . Hingga Oktober 2025, sebanyak 1,64 juta bidang tanah dengan luas 879 ribu hektare telah didistribusikan untuk 11.576 kepala keluarga di berbagai daerah.

Di bidang penegakan hukum, ATR/BPN juga menorehkan hasil nyata. Sepanjang 2025, sebanyak 3.019 kasus pertanahan berhasil diselesaikan. Penindakan terhadap mafia tanah pun kian tegas dengan 140 pelaku telah diproses hukum, dan 130,7 juta meter persegi tanah senilai Rp9,4 triliun berhasil diselamatkan.

“Satu tahun ini adalah fondasi menuju tata kelola pertanahan modern, berkeadilan, dan berorientasi hasil. Kami membangun sistem dan budaya kerja yang berpihak pada publik,” pungkas Ossy Dermawan. (KB/*)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

ATR/BPN Lantik Tiga Pejabat, Menteri Nusron Tekankan Rotasi Jabatan

26 Januari 2026 - 06:22

atr bpn ri

MoU ATR/BPN dan Kementerian Kehutanan Jadi Dasar Penyelesaian Konflik Agraria

25 Januari 2026 - 07:47

Menteri Nusron Wahid

HGU di Lahan TNI AU Dicabut, Negara Selamatkan Aset Rp14,5 Triliun

24 Januari 2026 - 18:13

Menteri Nusron Wahid

Menteri ATR/BPN: Reforma Agraria Dimulai dari Kepastian TORA

24 Januari 2026 - 06:45

menteri nusron wahid

ATR/BPN dan DPR Bahas Penataan Kawasan Perbatasan Negara

23 Januari 2026 - 06:10

Wamen Ossy Dermawan

Menteri ATR/BPN Sebut 4,09 Juta Hektare Kawasan Hutan Berhasil Dikuasai Kembali

23 Januari 2026 - 05:49

Menteri Nusron Wahid
Trending di Nasional