DONGGALA,netiz.id — Kabupaten Donggala mencatat kemajuan luar biasa dalam penilaian Indeks Inovasi Daerah (IID) tahun 2025. Berdasarkan hasil penilaian Kementerian Dalam Negeri, skor inovasi Donggala melonjak drastis dari 6,01 pada tahun 2024 menjadi 56,60 di tahun 2025.
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kabupaten Donggala, Saifullah Malonda, menyampaikan bahwa capaian tersebut tidak lepas dari kerja sama lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang aktif mendorong lahirnya berbagai inovasi di sektor pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan.
“Ini lonjakan yang luar biasa. Terima kasih kepada 12 OPD yang telah berkontribusi mendukung pencapaian ini,” ujarnya saat apel pagi di halaman Kantor BPKAD Donggala, Selasa (21/10/25).
Dengan skor tersebut, posisi Donggala kini berada di atas Kabupaten Poso dan Parigi Moutong dalam peringkat inovasi daerah. Saifullah menargetkan pada tahun 2026 mendatang, Donggala dapat masuk dalam kategori sangat inovatif sebagaimana klasifikasi yang ditetapkan oleh Kemendagri.
Ia menegaskan, inovasi bukan sekadar program tambahan, melainkan menjadi indikator nyata kemajuan daerah.
“Kalau kita tidak berinovasi, kita akan tertinggal jauh. Karena itu, setiap OPD harus terus mendorong ide dan kreativitas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.
Balitbangda Donggala berkomitmen memperkuat sinergi antar-OPD agar inovasi tidak hanya berhenti pada tataran konsep, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. (KB)





