Menu

Mode Gelap

Daerah · 20 Okt 2025

Brida Sulteng Bekali ASN dengan Pelatihan Operator Perkantoran Berbasis AI


					Pelaksana Tugas Kepala Brida Provinsi Sulawesi Tengah, Hasim R, bersama peserta pelatihan daring Operator Perkantoran Berbasis Artificial Intelligence (AI) yang digelar bekerja sama dengan Lembaga Pendidikan dan Sertifikasi Karirjitu Indonesia, Senin (20/10/25). FOTO: istimewa Perbesar

Pelaksana Tugas Kepala Brida Provinsi Sulawesi Tengah, Hasim R, bersama peserta pelatihan daring Operator Perkantoran Berbasis Artificial Intelligence (AI) yang digelar bekerja sama dengan Lembaga Pendidikan dan Sertifikasi Karirjitu Indonesia, Senin (20/10/25). FOTO: istimewa

,netiz.id — Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, Badan dan Inovasi Daerah (Brida) Provinsi Sulawesi Tengah tak mau ketinggalan dalam membekali (ASN)-nya dengan keterampilan digital masa depan. Bekerja sama dengan Lembaga , , dan Sertifikasi Karirjitu Indonesia, menggelar pelatihan daring Operator Perkantoran Berbasis Artificial Intelligence (AI) pada Senin (20/10/25).

Pelatihan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi digital ASN sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi AI dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efisien dan efektif.

Berbagai materi menarik disajikan selama kegiatan, mulai dari pengenalan dasar AI dan transformasi perkantoran, AI dalam efisiensi administrasi pemerintahan, hingga penerapan AI untuk otomasi tugas, publikasi cepat, dan komunikasi multimedia.

Dalam sambutannya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Brida Provinsi , Hasim R, menegaskan pentingnya adaptasi terhadap teknologi baru, terutama bagi lembaga yang memiliki mandat di bidang riset dan inovasi.

“Tidak bisa dipungkiri, perkembangan teknologi saat ini, khususnya di lingkungan pemerintahan, sangat membantu meningkatkan efisiensi dan produktivitas kerja. Dengan kemajuan ini, kita terdorong untuk melahirkan berbagai inovasi baru,” ujar Hasim.

Ia juga menyoroti bahwa keterlibatan banyak pihak dalam proses kerja sering kali menimbulkan potensi kesalahan. Karena itu, menurut Hasim, kehadiran teknologi AI menjadi solusi untuk meminimalisir human error sekaligus mempercepat proses publik.

“Untuk mengurangi kesalahan-kesalahan tersebut, di situlah teknologi membantu kita,” tambahnya.

Hasim berharap, melalui pelatihan ini, Brida Sulteng dapat menjadikan pemanfaatan teknologi berbasis AI sebagai fondasi awal menuju transformasi pelayanan digital yang lebih adaptif dan inovatif.

Langkah ini sekaligus menegaskan Brida Sulteng dalam mendukung visi pemerintah daerah untuk membangun ekosistem birokrasi modern dan berdaya saing digital, sejalan dengan tuntutan era revolusi industri 4.0 dan society 5.0. (KB/*)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Gubernur Sulteng Anwar Hafid Puji Kesiapan Dapur MBG NDR Loji Parimo

24 Januari 2026 - 17:58

Gubernur Sulteng Anwar Hafid

Pantau Pasar, Komisi B DPRD Palu Temukan Kenaikan Tipis Harga Daging

24 Januari 2026 - 07:37

DPRD PALU

Bupati Donggala, Vera Elena Laruni Ajak OMS Perkuat Pembangunan Inklusif

23 Januari 2026 - 18:53

Bupati Donggala, Vera Elena Laruni

Gubernur Sulteng Tegaskan Patuh SK Pusat Soal Pengembalian Kapal PELNI ke Donggala

23 Januari 2026 - 07:41

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

BPN Donggala Gandeng Kejaksaan dan Polres Edukasi Warga soal PTSL 2026

23 Januari 2026 - 07:19

Pertanahan Donggala

Pengamat: BERANI Cerdas dan BERANI Sehat Jadi Penanda Arah Kepemimpinan Anwar Hafid

23 Januari 2026 - 06:17

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid
Trending di Daerah