PALU,netiz.id — Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, mendorong Pemerintah Kabupaten Donggala untuk menggunakan jasa konsultan profesional dalam merancang penataan Kota Donggala agar lebih terstruktur, menarik, dan layak sebagai destinasi wisata unggulan.
Hal tersebut disampaikan Gubernur saat menerima audiensi Bupati Donggala, Vera Laruni, di ruang kerjanya pada Selasa (29/07/25). Dalam pertemuan yang berlangsung akrab tersebut, Bupati Vera menyampaikan rencana pengembangan Kota Donggala sebagai kawasan wisata terdekat dari Kota Palu sekaligus memaparkan sejumlah program strategis yang tengah digagas.
Menurut Vera, salah satu fokus pembangunan daerah adalah mempercantik wajah ibu kota kabupaten, sehingga mampu menjadi daya tarik baru di pesisir barat Sulawesi Tengah. Ia berharap dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi, termasuk sinergi dalam pengembangan infrastruktur dan sektor kepariwisataan.
Menanggapi hal itu, Gubernur Anwar Hafid menyambut positif komitmen Pemkab Donggala dalam memajukan daerah. Ia menekankan bahwa untuk menghasilkan perencanaan kota yang berkualitas dan berkelanjutan, dibutuhkan keterlibatan tenaga ahli yang memiliki kompetensi di bidang tata ruang dan arsitektur.
“Penataan kota sebaiknya tidak dilakukan secara asal-asalan. Harus ada perencanaan matang yang melibatkan konsultan profesional, agar wajah kota kita benar-benar mencerminkan identitas budaya sekaligus memenuhi standar estetika dan fungsionalitas,” tegas Gubernur.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Vera juga mengundang Gubernur Anwar untuk menghadiri puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Kabupaten Donggala yang akan digelar pada 12 Agustus 2025, serta melepas kegiatan jalan santai pada 10 Agustus 2025 yang diperkirakan diikuti lebih dari 6.000 peserta.
Gubernur menyatakan kesediaannya untuk hadir dalam kegiatan tersebut dan memberikan apresiasi atas semangat serta kerja keras Pemkab Donggala dalam memajukan daerah. Ia juga mengingatkan pentingnya membangun partisipasi masyarakat melalui kegiatan sosial dan budaya yang inklusif.
Lebih lanjut, Gubernur menggarisbawahi pentingnya kesiapan daerah dalam menghadapi event nasional mendatang, yakni Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (FORNAS) IX tahun 2027, di mana Sulawesi Tengah akan bertindak sebagai tuan rumah.
“Donggala harus mulai membenahi sarana pendukung dan menyinergikan program pembangunan dengan pendekatan Nawacita BERANI, khususnya dalam program BERANI Lancar untuk membuka konektivitas antarwilayah,” pungkasnya. (KB/*)





