Menu

Mode Gelap

Daerah · 20 Jun 2025

SMKN 1 Banawa Dorong Siswa Kembangkan Potensi Lewat Mapel Pilihan


					Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Syarif Ibrahim. FOTO: netiz.id Perbesar

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Syarif Ibrahim. FOTO: netiz.id

DONGGALA,netiz.id — Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 mulai menerapkan sistem pemilihan mata pelajaran lintas jurusan bagi siswa kelas XI, sebagai bagian dari penguatan implementasi Kurikulum Merdeka. Hal ini disampaikan oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Syarif Ibrahim, mewakili Kepala SMKN 1 Banawa, Slamet Indradi.

Syarif menjelaskan, sesuai dengan prinsip Kurikulum , siswa kelas X yang akan ke kelas XI diberikan kesempatan untuk memilih satu mata pelajaran pilihan yang dapat diambil dari luar jurusan asal mereka.

“Misalnya, siswa dari jurusan Akuntansi yang memiliki minat di bidang teknik diperbolehkan memilih mata pelajaran dari jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM). Namun, mereka tidak boleh memilih mata pelajaran pilihan dari jurusan yang sama,” jelas Syarif saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Jum’at (20/06/25).

Selain lintas jurusan, siswa juga dapat memilih mata pelajaran umum seperti Bahasa Inggris, Matematika, maupun mata pelajaran dari rumpun Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) seperti Biologi dan Kimia, sesuai dengan bakat dan minat masing-masing.

Langkah ini, kata Syarif, bertujuan untuk mengakomodasi potensi siswa secara lebih fleksibel, sekaligus memberi ruang bagi mereka yang ingin memperkuat kompetensi di bidang tertentu.

Dalam kesempatan yang sama, Syarif juga mengungkapkan bahwa SMKN 1 Banawa akan melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) pada bulan mendatang. Tes ini mencakup empat mata pelajaran utama, yakni , Matematika, Bahasa Inggris, dan mata pelajaran pilihan.

“Nantinya, siswa akan memperoleh TKA dari kementerian di Jakarta. Sertifikat ini menjadi salah satu syarat administratif bagi siswa yang ingin melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi,” terangnya.

Sertifikat TKA tersebut juga akan menjadi acuan saat siswa ke jenjang pendidikan berikutnya, mulai dari SD ke SMP, SMP ke SMA/SMK, hingga SMA/SMK ke perguruan tinggi.

“Ini menjadi bagian penting dari proses dan pemetaan kemampuan akademik siswa secara ,” pungkas Syarif. (KB)

Artikel ini telah dibaca 101 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Resmob Tadulako Amankan Pelaku Pencurian Brankas di Toko Bintang Palu

13 Januari 2026 - 19:04

Polresta Palu

Anwar Hafid Ungkap Bahaya Tambang Ilegal, Dorong Pengetatan Pengawasan KLH

13 Januari 2026 - 18:39

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Gubernur Anwar Hafid dan Menteri KLH Sepakat Perketat Pengawasan Pertambangan di Sulteng

13 Januari 2026 - 15:09

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Amankan Aset Negara, Kantor Pertanahan Donggala Serahkan Sertipikat BMN

13 Januari 2026 - 10:02

Kantah Donggala

DPRD Sulteng Ikut Pererat Kebersamaan Forkopimda di Jamuan Kodaeral VI

13 Januari 2026 - 06:24

DPRD SULTENG

Komisi III DPRD Sulteng Tekankan Keadilan DBH bagi Daerah Penghasil Nikel

13 Januari 2026 - 06:13

DPRD SULTENG
Trending di Daerah