PALU,netiz.id – Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Habib Idrus Salim Al-Jufri, menyambut baik upaya sejumlah pihak yang mendorong agar KH. Sayyid Idrus bin Salim Al-Jufri atau yang lebih dikenal sebagai Guru Tua, ditetapkan sebagai pahlawan nasional.
Habib Idrus yang juga merupakan cucu dari Guru Tua menegaskan, pihak keluarga tidak pernah memanfaatkan jabatan atau posisi politik demi memperlancar proses tersebut.
“Sejak masa Menteri Sosial sebelumnya, kami keluarga tidak pernah menggunakan jabatan untuk mempercepat penetapan Guru Tua sebagai pahlawan nasional. Tidak pernah ada konflik kepentingan,” ujarnya kepada media pada Sabtu (12/04/25)
Poltisi PKS itu menilai, dukungan dari masyarakat terhadap tokoh pendiri Alkhairaat tersebut patut diapresiasi, karena itu menunjukkan besarnya penghormatan terhadap peran ulama dalam perjuangan bangsa.
“Kalau ada masyarakat yang mengusulkan agar Guru Tua ditetapkan sebagai pahlawan nasional, itu adalah bentuk penghargaan yang sangat luar biasa. Dan pemerintah saat ini pun sangat suportif terhadap hal itu,” ungkap anggota Komisi I DPR RI itu.
Menurut Habib Idrus, pemerintah dinilai menunjukkan komitmen yang tinggi dalam menghargai jasa para ulama, termasuk Guru Tua.
“Kami bersyukur punya pemerintah dan menteri yang tidak sembarangan mengangkat seseorang menjadi pahlawan nasional. Semuanya melalui proses yang transparan dan sesuai aturan,” jelasnya.
Saat ditanya terkait kemungkinan penetapan Guru Tua sebagai pahlawan nasional pada tahun ini, ia menyatakan harapannya agar proses tersebut dapat berjalan lancar.
“Insya Allah, kalau semua berjalan sesuai harapan, kita berharap penetapan Guru Tua bisa terealisasi pada November tahun ini,” pungkasnya. (KB)




