PALU,netiz.id – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Yudiawati Vidiana Windarrusliana, secara resmi menandatangani perjanjian kerja sama dengan Universitas Terbuka (UT) Palu pada Sabtu, (31/08/24). Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi tenaga pendidik di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) di Sulawesi Tengah.
Penandatanganan perjanjian ini dilakukan di bawah pengawasan Kepala Bidang GTK, Munashir, yang turut mendampingi Kepala Dinas Pendidikan dalam acara tersebut.
Yudiawati menyatakan bahwa kerja sama dengan Universitas Terbuka ini merupakan langkah strategis dalam upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah 3T, yang selama ini mengalami kesulitan akses pendidikan.
“Melalui kerja sama ini, kami akan memberikan beasiswa kepada 100 tenaga pendidik yang akan direkrut pada tahun 2025, sesuai dengan peraturan yang berlaku. Ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memastikan bahwa kualitas pendidikan di wilayah 3T terus meningkat,” ungkap Yudiawati.
Yudiawati juga menjelaskan bahwa inisiatif ini adalah bagian dari misi Gubernur Sulawesi Tengah dalam mereformasi sektor pendidikan dan kesehatan dasar, dengan fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Kepala Bidang GTK, Munashir, menambahkan bahwa beasiswa yang diberikan dalam kerja sama ini akan mencakup program pendidikan S2 untuk sekitar 100 guru.
“MoU resminya akan ditandatangani oleh Gubernur dalam waktu dekat. Saat ini, draft MoU tersebut masih dalam tahap pengurusan di Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Provinsi Sulawesi Tengah. Meski demikian, kerja sama ini sudah kita mulai secara simbolis melalui perjanjian antara Dinas Pendidikan dan Universitas Terbuka,” jelas Munashir.
Lebih lanjut, Munashir mengungkapkan bahwa sebanyak 7 hingga 8 guru dari setiap kabupaten/kota di Sulawesi Tengah akan dibiayai untuk melanjutkan pendidikan mereka ke jenjang S2, sebagai bagian dari program ini.
Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan dapat terjadi peningkatan signifikan dalam kualitas tenaga pendidik di daerah-daerah 3T, yang pada akhirnya akan berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan di seluruh wilayah Sulawesi Tengah. (KB/*)




