JAKARTA,netiz.id — Tiga anggota terpilih Bawaslu Kabupaten, yakni Abdul Salim, Minhar, dan Rusli Guntur, resmi dilantik untuk menjalankan tugas mereka dalam periode 2023-2028.
Tidak hanya sekadar pelantikan, acara ini memikat perhatian dengan penyelenggaraan yang unik di Hotel Pullman Central Park Jakarta, Sabtu (19/8/23)
Para anggota Bawaslu Kabupaten mengenakan pakaian adat, sebuah tradisi yang membawa mereka ke dalam catatan Rekor Museum Rekor Indonesia (MURI).
Meskipun MURI mengklasifikasikan prestasi ini sebagai “Pelantikan Pejabat Publik Terbanyak Mengenakan Busana Adat,” pendiri MURI, Jaya Suprana, berpendapat bahwa prestasi ini sebenarnya harus diakui sebagai rekor dunia, mengingat belum pernah terjadi lebih dari 1900 pelantikan dengan pakaian adat dari seluruh penjuru negeri.
Sebelum pelantikan ini, Bawaslu Republik Indonesia merilis hasil seleksi calon anggota Bawaslu Kabupaten/Kota secara bertahap pada 17 Agustus 2023. Hal ini menguatkan komitmen Bawaslu dalam memastikan kualitas para pengawas pemilu, serta menegaskan bahwa kesatuan dalam perbedaan adalah landasan penting bagi demokrasi yang sehat.
Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, menjelaskan bahwa meskipun anggota yang dilantik tampil dalam keberagaman pakaian adat, tekad dan tanggung jawab mereka adalah sama.
Ia menekankan bahwa hal ini akan membentuk dasar kuat bagi pelaksanaan pemilu di masa yang akan datang.
“Tak hanya mencari prestasi dalam kuantitas, Bawaslu juga memprioritaskan kualitas dalam menjalankan tugas pengawasan, pencegahan pelanggaran, serta penyelesaian sengketa proses pemilu,” Ucapnya
Pelantikan ini memancarkan semangat baru untuk menghadapi tantangan-tantangan mendatang demi demokrasi yang lebih kuat dan berintegritas. Demikian Ketua Bawaslu RI. (KB/*)




