Menu

Mode Gelap

Daerah · 22 Okt 2023

Histori dan Harapan Tim PON Sulteng di Aceh Sumut


					PHOTO: ist Perbesar

PHOTO: ist

PALU,netiz.id — Dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) Indonesia, beberapa momen penting telah tercatat. Pada PON ke-12 DKI Jakarta tahun 1989, Almarhum Kindo, Rauf Haci, Rahman Paduai, Taufik Ishak, dan kawan-kawan menjadi skuad tim Sulawesi Tengah yang berhasil mencapai babak pengisian, menunjukkan pencapaian yang luar biasa di usia mereka pada saat itu.

Prestasi luar biasa juga terjadi pada PON ke-13 DKI Jakarta tahun 1993, anak-anak asuh almarhum Erwin Sumampouw membawa skuad tim Sulawesi Tengah, termasuk Rahman Pontoh, Hendra Sudirman, dan kawan-kawan, berhasil mencapai posisi 6 besar dengan usia di bawah 23 tahun. Momen ini menjadi sorotan sebagai salah satu pencapaian tertinggi dalam sejarah PON untuk Sulawesi Tengah.

Kemudian, Pada PON ke-18 tahun 2008, Rendy Saputra dan timnya, termasuk Juli, Eko, Imam Baihaqi, mencapai babak pengisian tim Sulawesi Tengah saat itu.

Dan pada PON ke-21 di Sumatera Utara, pemain seperti Ryan, Damar, Rexi, dan kawan-kawan, menciptakan sejarah baru dengan mendapatkan tiket dalam olahraga nasional bagi Negeri Seribu Megalit.

Sementara itu, Sekretaris Umum (Sekum) Asprov , Harry Sumampouw mengungkapkan komitmennya terhadap skuad tim pra-PON Sulteng untuk tetap konsisten dalam mempersiapkan tim yang akan berlaga tahun depan di Aceh Sumatera Utara.

Ia menekankan bahwa keputusan terkait pemain sepenuhnya dipercayakan kepada tim pelatih.

Tidak hanya itu, Harry juga menjelaskan terkait skuad tim sudah mendapatkan konfirmasi dari kepala pelatih Zulkifli Syukur bahwa skuad tim PON Aceh Sumut 2024 tetap memprioritaskan skuad tim yang berlaga di . Namun, dalam proses menuju PON, ada pemain yang cidera yang akan digantikan.

“Dalam hal ini, kami menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada staf pelatih. Kami berharap dapat memberikan yang terbaik di PON XXI Aceh Sumatera Utara mendatang,” ujarnya. Minggu (22/10/23)

Disinggung terkait target medali pada PON mendatang, Harry bahwa dalam sejarah sepakbola Sulawesi Tengah, belum pernah berhasil meraih medali, bahkan sekalipun. Oleh karena itu, target medali menjadi fokus utama.

“Saya kira, setiap provinsi mempunyai target meraih medali, tentunya Sulteng juga akan berusaha mendapatkan medali di perhelatan Nasional PON Aceh mendatang,” ujarnya.

Terakhir, Harry menyampaikan bahwa keberhasilan tidak lepas dari campur teman-teman staf pelatih, manager Tim Prapon Susik, dan , Hadianto Rasyid serta do’a masyarakat Sulteng. Demikian Sekretaris Umum Asprov PSSI Sulteng. (KB)

Artikel ini telah dibaca 199 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

SMA Kristen Bala Keselamatan Palu Serius Benahi Perpustakaan Jelang Akreditasi

14 Januari 2026 - 06:49

Dispusaka Sulteng

Dispusaka Sulteng Awali 2026 dengan Penegasan Disiplin dan Layanan Publik

14 Januari 2026 - 06:31

Dispusaka Sulteng

Manchester City Bungkam Newcastle 2-0, Tiket Final Piala EPL di Depan Mata

14 Januari 2026 - 06:08

Manchester City

Wamen ATR/BPN: Sekolah Rakyat Bukti Negara Hadir untuk Anak Indonesia

14 Januari 2026 - 05:42

Wamen Ossy Dermawan

328 Ribu Hektare Lahan Swasembada di Papua Selatan Kantongi SK ATR/BPN

14 Januari 2026 - 05:36

Nusron Wahid

Resmob Tadulako Amankan Pelaku Pencurian Brankas di Toko Bintang Palu

13 Januari 2026 - 19:04

Polresta Palu
Trending di Daerah