DONGGALA,netiz.id — Dua gol yang dicetak Uci, sapaan akrabnya, mengantarkan Celebest FC ke final Liga 4 Zona Sulawesi Tengah.
Laga semifinal antara Celebest FC dan Bintang Timur Taipa berlangsung sengit pada Rabu (26/02/25) di Lapangan Persido Donggala.
Sejak menit awal babak pertama, kedua tim saling menyerang demi mencetak gol pembuka. Namun, pada menit ke-28, pemain Celebest FC, Gregorius Jehatu, yang mengenakan nomor punggung 13, menerima kartu kuning kedua dan harus meninggalkan lapangan.
Unggul jumlah pemain, Bintang Timur Taipa mengambil inisiatif menyerang. Meski begitu, mereka belum mampu memanfaatkan keunggulan tersebut, sehingga babak pertama berakhir dengan skor kacamata.
Memasuki babak kedua, meski bermain dengan 10 pemain, Celebest FC tetap memberikan tekanan ke lini pertahanan Bintang Timur Taipa.
Terbukti pada menit ke-61, pemain Celebest FC bernomor punggung 10, Mohamad Rifki atau Uci berhasil memanfaatkan umpan silang dan mencetak gol lewat sundulannya, membawa timnya unggul 1-0. Kemudian, pada menit ke-85, Uci menunjukkan akselerasi luar biasa di dalam kotak penalti Bintang Timur Taipa dan sukses mencetak gol kedua bagi Celebest FC.
Reaksi Pelatih Bintang Timur Taipa
Pelatih Bintang Timur Taipa, Rauf Hacci, mengungkapkan kekecewaannya usai pertandingan.
“Saya tidak tahu harus berkata apa. Hari ini benar-benar hari apes bagi kami. Tapi sepak bola tetaplah sepak bola. Semua kembali pada bagaimana kita bermain di lapangan,” ujarnya.
Ia juga menyoroti jadwal pertandingan yang padat sebagai tantangan bagi timnya.
“Bermain dua hari berturut-turut tentu menguras stamina pemain. Tapi, saya juga tidak bisa menjadikan itu alasan. Sepak bola tetap tergantung pada bagaimana kita menjalankan strategi,” tambahnya.
Meski unggul jumlah pemain, timnya tetap kesulitan menembus pertahanan Celebest FC.
“Tadi kami unggul empat pemain, tapi tetap tidak bisa memanfaatkan peluang. Mungkin para pemain kami belum terbiasa menghadapi situasi seperti ini,” katanya.
Rauf juga mengakui kualitas lawan yang lebih baik dalam laga tersebut.
“Saya harus mengakui bahwa Celebest FC bermain sangat baik hari ini. Mereka sulit dikalahkan meskipun hanya dengan 10 pemain. Ke depan, kami harus lebih memperbaiki diri,” tutupnya.
Komentar Asisten Pelatih Celebest FC
Sementara itu, asisten pelatih Celebest FC, Iman, mengungkapkan rasa syukur atas kemenangan timnya.
“Alhamdulillah, hari ini kami meraih kemenangan dan berhasil melaju ke final. Memang ini sudah menjadi target kami untuk terus melangkah hingga ke tingkat nasional,” ucapnya.
Terkait kartu merah yang diterima salah satu pemainnya, Iman menyebut pihaknya sudah menyiapkan strategi untuk laga final.
“Saya dan Coach Lukman sudah mengantisipasi absennya pemain yang mendapat kartu merah. Kami akan menyiapkan pengganti yang siap bermain di final nanti,” jelasnya.
Ketika ditanya tentang strategi timnya yang tetap bermain efektif meskipun kalah jumlah pemain, Iman menjelaskan bahwa motivasi tinggi menjadi kunci kemenangan.
“Sejak sebelum pertandingan, semangat anak-anak sudah membara. Dukungan dari Pak Sekretaris Celebest juga sangat membantu meningkatkan motivasi mereka di lapangan,” pungkasnya. (KB)




