DONGGALA,netiz.id — Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Donggala nomor urut 5, Moh Yasin dan Syafiah Basir, menyoroti pentingnya kesejahteraan masyarakat sebagai inti dari program kampanye mereka dalam debat publik kedua yang berlangsung pada Kamis (07/11/24). Mereka menegaskan komitmen untuk memajukan Kabupaten Donggala melalui pemberdayaan ekonomi yang berdampak langsung dan peningkatan akses terhadap layanan kesehatan serta pendidikan.
Dalam sesi debat, Yasin menjelaskan bahwa kesejahteraan masyarakat tidak hanya terkait pembangunan infrastruktur, tetapi juga bagaimana perekonomian lokal dapat terus bergerak dan memberikan dampak nyata bagi warga. “Kami percaya, kesejahteraan harus menyentuh seluruh masyarakat. Fokus kami adalah memberdayakan ekonomi rakyat, terutama pelaku UMKM, agar mampu mandiri dan sejahtera,” ujarnya.
Syafiah Basir menambahkan bahwa selain peningkatan ekonomi, layanan kesehatan dan pendidikan yang merata juga menjadi fokus utama pasangan ini. “Banyak wilayah di Donggala yang masih minim akses terhadap kesehatan dan pendidikan. Kami berkomitmen memastikan setiap warga memiliki akses yang layak, baik untuk layanan kesehatan dasar maupun pendidikan berkualitas,” tegas Syafiah.
Program pemberdayaan ekonomi yang dicanangkan pasangan ini meliputi pelatihan keterampilan bagi masyarakat di sektor pertanian, perikanan, dan industri kreatif, yang diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru dan mengurangi angka kemiskinan. Selain itu, mereka juga berencana untuk meningkatkan kualitas fasilitas kesehatan dan jumlah tenaga medis di daerah-daerah terpencil, guna mendukung kesehatan masyarakat secara lebih merata.
Dalam debat tersebut, pasangan Yasin-Syafiah berharap agar masyarakat Donggala melihat program mereka sebagai upaya nyata untuk membangun daerah yang lebih maju dan sejahtera. Mereka optimis bahwa pendekatan yang mengutamakan kebutuhan dasar masyarakat ini dapat menjadi solusi jangka panjang bagi Donggala.
Di akhir acara, Yasin mengakui bahwa menyampaikan seluruh visi dan misi dalam waktu terbatas adalah tantangan tersendiri, namun ia optimistis bahwa pesan utama dari program mereka akan tersampaikan. “Kami ingin masyarakat memahami bahwa komitmen kami adalah untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi Donggala, di mana semua orang memiliki akses pada kesejahteraan yang merata,” pungkas Yasin. (Dg)




