PALU,netiz.id — PKS Sulawesi Tengah mendorong para pembina Unit Pembinaan Anggota (UPA) agar semakin produktif dalam dakwah dan kontributif di tengah masyarakat. Dorongan tersebut diwujudkan melalui kegiatan peningkatan kapasitas pembina UPA yang digelar di Kota Palu, Sabtu (31/01/26).
Kegiatan yang juga dikenal dengan nama Dauroh Murobbi ini merupakan agenda rutin Bidang Kaderisasi DPW PKS Sulawesi Tengah dan diikuti ratusan pembina UPA dari berbagai wilayah di Sulawesi Tengah.
Ketua DPW PKS Sulawesi Tengah, Muh Wahyuddin, SST, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sejalan dengan tema pelatihan, yakni mewujudkan pembina UPA yang produktif dalam dakwah serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitarnya.
Menurut pria yang akrab disapa Ustadz Wahyu itu, pembina UPA memiliki peran strategis dalam proses pembinaan kader. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas melalui pembekalan materi dan penguatan motivasi menjadi hal yang penting.
“Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, baik materi kelas maupun materi lapangan,” ujar Ustadz Wahyu.
Sementara itu, Sekretaris Bidang Kaderisasi DPW PKS Sulawesi Tengah, Kaharuddin Asahoya, menjelaskan bahwa pelatihan pembina UPA merupakan salah satu dari delapan program pelatihan yang direncanakan oleh Bidang Kaderisasi.
“Peserta berasal dari seluruh wilayah Sulawesi Tengah, meski belum semua pembina UPA dapat hadir. Insya Allah kegiatan ini akan dilaksanakan dalam beberapa angkatan,” kata Kahar.
Ia menambahkan, kegiatan pelatihan berlangsung selama dua hari, mulai Sabtu, 31 Januari hingga Ahad, 1 Februari 2026. Menariknya, sejumlah pimpinan DPW PKS Sulawesi Tengah serta anggota DPRD turut ambil bagian sebagai peserta.
“Salah satu pemateri yang dihadirkan adalah Ustadz Agus Sugeng Widodo, pembina dari Gorontalo yang memiliki hingga 30 kelompok binaan dan secara rutin membina 30 UPA setiap pekan,” tandasnya. (KB/*)




