PALU,netiz.id — Calon Wakil Gubernur Sulawesi Tengah nomor urut 2, dr. Reny Lamadjido, kembali melakukan kampanye di Jalan Kancil, Kelurahan Tatura Selatan, Kecamatan Palu Selatan, pada Rabu (23/10/24). Dalam pertemuan tersebut, dr. Reny mengangkat isu tingginya harga sembako, khususnya minyak goreng, yang dinilai menjadi beban bagi masyarakat.
“Betul, harga minyak goreng mahal. Oleh karena itu, kami akan mengintervensi harga sembako melalui subsidi agar tidak terjadi lonjakan yang memberatkan rakyat. Kami sudah mempelajari bagaimana Bali berhasil mengendalikan inflasi, dan kami akan menerapkan strategi serupa di Sulawesi Tengah,” tegas dr. Reny.
Ia menekankan pentingnya kehadiran langsung di lapangan untuk memahami kondisi pasar. Dalam kesempatan itu, dr. Reny juga mengajak masyarakat untuk aktif memakmurkan tempat ibadah sebagai bagian dari perjuangan bersama. Selain itu, ia menjanjikan dukungan yang layak bagi para guru agama, baik di masjid maupun gereja, melalui insentif yang sesuai.
Reny mengingatkan warga agar tidak terjebak dalam politik identitas dan memilih pemimpin berdasarkan hati nurani serta program kerja yang konkret. “Kami tidak ingin membuat janji yang tidak bisa kami laksanakan. Semua program yang kami tawarkan sudah dihitung dengan matang,” ujarnya, menekankan transparansi dalam penyusunan anggaran, terutama untuk sektor pendidikan dan kesehatan.
Dalam pidatonya, dr. Reny juga menegaskan bahwa pasangan nomor 2, Anwar Hafid dan dirinya, siap membawa perubahan nyata bagi Sulawesi Tengah dengan program-program yang telah dirancang secara matang dan realistis. (*)




