PARIGIMOUTONG,netiz.id – Calon Gubernur Sulawesi Tengah nomor urut 2, Anwar Hafid, kembali menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dalam kampanyenya di Desa Olonggata, Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong, pada Minggu (06/10/24). Kampanye ini dihadiri oleh sekitar 1.500 warga yang antusias mendengar program-program unggulan yang ia tawarkan.
Dalam kesempatan tersebut, Anwar memaparkan program prioritasnya, termasuk “Satu Guru Satu Laptop” yang dirancang untuk meningkatkan mutu pendidikan di wilayah Sulawesi Tengah. Menurutnya, peran guru sangat penting dalam mencetak generasi yang cerdas, dan alat penunjang seperti laptop menjadi kebutuhan utama dalam era modern ini.
“Guru adalah ujung tombak pendidikan. Jika gurunya cerdas, maka anak-anak didik kita juga akan cerdas. Setiap guru, baik di sekolah negeri maupun swasta, harus memiliki sarana yang memadai, yaitu laptop,” kata Anwar, menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam kegiatan belajar mengajar.
Anwar Hafid juga menggarisbawahi kesuksesan program serupa yang telah ia terapkan selama menjabat sebagai Bupati Morowali selama dua periode. Program “Satu Guru Satu Laptop” di Morowali, kata Anwar, terbukti mampu mendorong kemajuan pendidikan di wilayah tersebut.
“Di Morowali, kami memberikan laptop kepada setiap guru untuk mendukung kegiatan belajar mengajar. Hasilnya, pendidikan di sana berkembang pesat. Saya ingin program ini diterapkan di seluruh Sulawesi Tengah agar kualitas pendidikan kita semakin meningkat,” tegasnya.
Selain program pendidikan, Anwar juga menceritakan keberhasilan lainnya selama memimpin Morowali, termasuk pemberian bantuan biaya pendidikan untuk mahasiswa asal Morowali yang berkuliah di berbagai daerah, serta layanan kesehatan gratis bagi masyarakat hanya dengan menunjukkan KTP.
“Saya yakin, pendidikan berkualitas hanya dapat tercapai dengan dukungan penuh kepada para guru. Kami sudah membuktikan hal itu di Morowali dan siap membawa program ini ke seluruh Sulawesi Tengah,” lanjutnya.
Dalam penutupnya, Anwar menekankan pentingnya memilih pemimpin yang berpengalaman dan siap bekerja dari hari pertama. “Tidak cukup hanya janji-janji. Pemimpin harus langsung bekerja sejak hari pertama, dan saya telah membuktikan hal itu selama menjadi bupati,” ujarnya.
Kampanye di Desa Olonggata mendapat sambutan positif dari masyarakat. Dukungan luas untuk pasangan Anwar Hafid dan dr. Reny Lamadjido terus mengalir dari berbagai daerah, khususnya dalam Pilgub Sulawesi Tengah 2024. Masyarakat berharap, program-program yang ditawarkan mampu membawa perubahan nyata dalam kualitas pendidikan dan pelayanan publik di wilayah Sulawesi Tengah. (*)




