Menu

Mode Gelap

Daerah · 24 Mei 2024

Pemkab Morut Fokus Pembangunan Desa, siap Kucurkan Rp 1 Miliar per Desa


					Suasana saat Bupati Morowali Utara, Delis J Hehi memberikan sambutan pada kegiatan Pelatihan Teknis Pengelolaan dan Penatausahaan Keuangan Desa di Makassar, Kamis malam (23/05/24). photo: ist Perbesar

Suasana saat Bupati Morowali Utara, Delis J Hehi memberikan sambutan pada kegiatan Pelatihan Teknis Pengelolaan dan Penatausahaan Keuangan Desa di Makassar, Kamis malam (23/05/24). photo: ist

MAKASSAR,netiz.idPemerintah Kabupaten Morowali Utara (Morut) mengumumkan kebijakan terbaru dengan menyalurkan dana Keuangan Khusus (BKK) sebesar Rp 1 miliar untuk setiap . Kebijakan ini diapresiasi oleh berbagai pihak, termasuk Sekretaris Ditjen Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri, Dr. Paudah, M.Si.

“Ini kebijakan yang luar biasa. Jika bupati tidak memperhatikan desa, kebijakan ini tidak mungkin ada,” kata Dr. Paudah saat membuka Pelatihan Teknis Pengelolaan dan Penatausahaan Keuangan Desa di , Kamis malam (23/05/24).

Acara ini dihadiri oleh Bupati Utara Delis Julkarson Hehi, Direktur Operasional PKPD Amiruddin Muhammad, anggota DPRD Morowali Utara Djon Fikles Pehopu, Kepala Dinas PMD Morowali Utara Andi Parenrengi, serta berbagai pejabat lainnya.

Dr. Paudah menegaskan bahwa kebijakan ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, yang mencakup tujuh sumber pendapatan desa, termasuk dari APBD. Ia juga menyebutkan perubahan dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 yang memperpanjang masa kepala desa menjadi delapan tahun dan pentingnya transparansi dalam desa.

Bupati Delis Julkarson Hehi berterima kasih kepada semua pihak yang mendukung pelatihan ini dan berharap dapat meningkatkan pengetahuan kepala desa dalam mengelola pemerintahan dan keuangan desa. Ia menjelaskan bahwa sejak 2022, Pemda Morut telah mengucurkan dana BKK sebesar Rp 300 juta per desa, yang akan ditingkatkan menjadi Rp 1 miliar pada 2025.

“Dana BKK tersebut akan digunakan 70 persen untuk pembangunan infrastruktur, 20 persen untuk pemberdayaan , 5 persen untuk peningkatan kapasitas perangkat desa, dan 5 persen untuk perlindungan ketenagakerjaan,” Ucapnya

Bupati Delis juga memaparkan berbagai capaian selama masa kepemimpinannya, termasuk pertumbuhan ekonomi Morut yang tertinggi kedua di , peningkatan PDRB sebesar 100 persen, penurunan angka kemiskinan, peningkatan IPM, dan penurunan angka pengangguran.

Pelatihan yang berlangsung dari 23 hingga 26 Mei 2024 ini diikuti oleh 340 peserta, termasuk camat, kepala desa, dan perangkat desa se-, dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam pengelolaan keuangan desa. (*)

Artikel ini telah dibaca 177 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

PKS Turun Gunung, Rumah Warga Desa Wani Kembali Kinclong

12 Januari 2026 - 21:00

Relawan PKS Banjir DOnggala

Bupati Donggala Tinjau Lokasi Banjir, Enam Kecamatan Berstatus Tanggap Darurat

12 Januari 2026 - 20:28

Banjir Donggala

Banjir dan Longsor Terjang Wani, Pemprov Sulteng Turunkan Alat Berat dan Dirikan Posko Darurat

12 Januari 2026 - 20:11

Banjir Donggala

Komisi I DPRD Sulteng–KPID Duduk Bersama, Fokus Pengawasan Penyiaran

12 Januari 2026 - 14:05

DPRD SULTENG

DPRD Sulteng Dukung Penguatan Sinergi TNI AL melalui Kunjungan Kerja Komandan Komando

12 Januari 2026 - 13:46

DPRD SULTENG

Jembatan Lero Tergerus Banjir, Warga Harap Tindakan Cepat Pemerintah

12 Januari 2026 - 08:57

Jembatan Lero Donggala
Trending di Daerah