Menu

Mode Gelap

Nasional · 13 Des 2025

Menteri Nusron Bangun Sistem Meritokrasi di ATR/BPN untuk Dorong Kinerja dan Kepastian Karier Pegawai


					Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, memberikan pembinaan dan pengarahan kepada jajaran Kantor Wilayah BPN Provinsi Kalimantan Tengah di Palangka Raya. FOTO: istimewa Perbesar

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, memberikan pembinaan dan pengarahan kepada jajaran Kantor Wilayah BPN Provinsi Kalimantan Tengah di Palangka Raya. FOTO: istimewa

,netiz.id — Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), , menegaskan komitmennya membangun sistem meritokrasi dalam pengelolaan (SDM) di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Sistem ini dinilai penting untuk memastikan setiap pegawai memperoleh kepastian karier dan dorongan untuk terus meningkatkan kompetensi.

Dalam arahannya kepada seluruh jajaran Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Kalimantan Tengah () pada Rabu (10/12/25) malam, Menteri Nusron menekankan bahwa tata kelola SDM selama ini belum sepenuhnya diatur dalam kebijakan yang terukur. Karena itu, ia ingin memastikan dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan.

“Saya mengedepankan sistem meritokrasi dengan roda organisasi yang terus bergerak. Semua harus diukur dari objektivitas kinerja dan jalur yang jelas,” tegasnya.

Meritokrasi, sambung Nusron, bukan sekadar mekanisme penilaian, tetapi fondasi untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan profesional. Kepastian karier bagi pegawai, menurutnya, akan berimbas langsung pada kualitas publik.

“Pelayanan publik akan berjalan baik apabila sistem di kantor mampu menjamin masa depan pegawainya. Supaya Bapak dan Ibu sekalian punya mimpi, target, dan memahami dengan jelas arah kariernya,” ujarnya di Aula Kanwil BPN Provinsi Kalteng.

Kegiatan tersebut dipandu oleh Kepala Biro Hubungan dan Protokol, Shamy Ardian. Dalam kesempatan ini, Nusron juga menyampaikan harapan besar terhadap penerapan meritokrasi yang diharapkan mampu mendorong kinerja organisasi serta meningkatkan kualitas layanan pertanahan bagi masyarakat.

Sementara itu, berdasarkan laporan Kepala Kanwil BPN Provinsi Kalteng, Fitriyani Hasibuan, sepanjang layanan pertanahan di wilayah tersebut mencatat penanganan 76.562 berkas. Rata-rata terdapat sekitar 6.380 berkas yang diselesaikan setiap bulannya oleh 15 , dengan capaian Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mencapai Rp32,6 miliar.

Fitriyani menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran. “Dengan semangat profesionalisme dan penguatan sistem kerja yang semakin tertata, kami berharap seluruh target dapat tercapai dan tuntas pada 2025,” ujarnya.

Penerapan sistem meritokrasi ini diharapkan menjadi pijakan baru bagi ATR/BPN dalam membangun budaya kerja yang lebih maju dan adaptif, sekaligus memperkuat pelayanan pertanahan di seluruh Indonesia. (KB/*)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Dari Konflik ke Kolaborasi, Desa Soso Bangkit Lewat Reforma Agraria

6 Januari 2026 - 06:00

ATR BPN RI

PELATARAN Jadi Solusi Warga Sibuk, Urus Tanah di Akhir Pekan Makin Mudah

6 Januari 2026 - 05:53

ATR BPN RI

Antrian Online Sentuh Tanahku Permudah Layanan Pertanahan di Karawang

31 Desember 2025 - 07:08

ATR BPN RI

27 Tahun Menanti, Warga Eks Pejuang Timtim Akhirnya Miliki Rumah di Kupang

30 Desember 2025 - 08:17

ATR BPN RI

ATR/BPN Percepat Pembangunan Huntap bagi Korban Bencana di Sumatera

30 Desember 2025 - 06:11

Wamen Ossy Dermawan

ATR/BPN Terapkan Pola Kerja Fleksibel Akhir Tahun, Layanan Pertanahan Tetap Jalan

30 Desember 2025 - 05:42

ATR BPN RI
Trending di Nasional