Menu

Mode Gelap

Nasional · 18 Jan 2026

ATR/BPN Klaim Mayoritas Program Pertanahan 2025 Lampaui Target


					Sekretaris Jenderal Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyampaikan paparan capaian kinerja program pertanahan tahun 2025 dalam Rapat Pimpinan Kementerian ATR/BPN di Jakarta, Rabu (14/01/26). FOTO: istimewa Perbesar

Sekretaris Jenderal Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyampaikan paparan capaian kinerja program pertanahan tahun 2025 dalam Rapat Pimpinan Kementerian ATR/BPN di Jakarta, Rabu (14/01/26). FOTO: istimewa

JAKARTA,netiz.id — Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengklaim mayoritas program pertanahan sepanjang tahun berhasil direalisasikan sesuai target, bahkan sejumlah di antaranya melampaui 100 persen. Capaian tersebut dinilai menunjukkan kinerja pertanahan nasional berada pada jalur positif.

Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan, mengatakan bahwa berbagai output strategis kementerian menunjukkan hasil yang signifikan. Salah satunya pada dokumen persetujuan substansi (RDTR) kabupaten/kota, yang dari volume efektif 55 dokumen, terealisasi sebanyak 35 dokumen.

“Untuk peta bidang tanah Program (PTSL), dari target 1.552.000 bidang tanah, terealisasi 1.584.476 bidang atau mencapai 102,06 persen,” ujar Dalu Agung Darmawan dalam Pimpinan (Rapim) Kementerian ATR/BPN yang digelar di Jakarta, Rabu (14/01/26).

Ia menjelaskan, capaian positif juga terlihat pada sejumlah program strategis lainnya. secara keseluruhan tercapai 99,87 persen, sementara tanah ulayat justru melampaui target dengan capaian 133 persen.

Selain itu, penerbitan Surat Keputusan Redistribusi Tanah tercapai 97,13 persen, akses peta Zona Nilai Tanah mencapai 100 persen, serta penertiban tanah terlantar dan hasil pengendalian Hak Guna Usaha (HGU) mencapai 124 persen. Bahkan, penanganan pertanahan mencatat capaian tertinggi dengan realisasi sebesar 282,99 persen.

Dalu Agung Darmawan juga mengungkapkan bahwa realisasi pagu efektif Kementerian ATR/BPN pada mencapai 95,73 persen dari total anggaran sebesar Rp6,40 triliun. Menurutnya, capaian tersebut berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kepastian hukum atas tanah serta perbaikan tata kelola agraria di Indonesia.

Memasuki , Kementerian ATR/BPN mengelola pagu efektif sebesar Rp8,87 triliun. Pemerintah menargetkan serapan anggaran mencapai 98 persen sekaligus menempatkan ATR/BPN dalam jajaran 10 besar kementerian/lembaga dengan kinerja anggaran terbaik.

Adapun fokus utama pada tahun 2026 diarahkan pada percepatan pelayanan pertanahan, penguatan digitalisasi, peningkatan kualitas data, serta penyelesaian tunggakan layanan. “Pelayanan pertanahan tidak hanya diukur dari serapan anggaran, tetapi juga dari output dan dampak nyata yang dirasakan . Penyelesaian sengketa, pelaksanaan reforma agraria, dan penataan tanah menjadi fokus utama kami,” kata Dalu Agung Darmawan. (KB/*)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

HGU di Lahan TNI AU Dicabut, Negara Selamatkan Aset Rp14,5 Triliun

24 Januari 2026 - 18:13

Menteri Nusron Wahid

Menteri ATR/BPN: Reforma Agraria Dimulai dari Kepastian TORA

24 Januari 2026 - 06:45

menteri nusron wahid

ATR/BPN dan DPR Bahas Penataan Kawasan Perbatasan Negara

23 Januari 2026 - 06:10

Wamen Ossy Dermawan

Menteri ATR/BPN Sebut 4,09 Juta Hektare Kawasan Hutan Berhasil Dikuasai Kembali

23 Januari 2026 - 05:49

Menteri Nusron Wahid

Menteri ATR/BPN Tegaskan Lahan Hunian Pascabencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar Sudah Siap

22 Januari 2026 - 05:34

menteri nusron wahid

Menteri ATR/BPN Ungkap Lambannya Progres Revisi RTR Sumatera

22 Januari 2026 - 05:15

ATR BPN RI
Trending di Nasional