Menu

Mode Gelap

Nasional · 27 Jun 2024

AHY: Kerja Keras Satgas Anti-Mafia Tanah Hindarkan Kerugian Negara Rp 1,19 Triliun


					Suasana saat Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono bersama Polda Jambi dalam konferensi pers yang diadakan bersama Satgas Anti-Mafia Tanah di Gedung Siginjai Sakti Wira Bhakti, Markas Polda Jambi, pada Selasa (25/06/24). photo: ist Perbesar

Suasana saat Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono bersama Polda Jambi dalam konferensi pers yang diadakan bersama Satgas Anti-Mafia Tanah di Gedung Siginjai Sakti Wira Bhakti, Markas Polda Jambi, pada Selasa (25/06/24). photo: ist

JAMBI,netiz.id — Potensi kerugian negara sebesar Rp , berhasil dihindarkan berkat pengungkapan tiga kasus kejahatan pertanahan di Provinsi Jambi. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dalam konferensi pers yang diadakan bersama di Gedung Siginjai Sakti Wira Bhakti, Markas Polda Jambi, pada Selasa (25/06/24).

Menteri AHY mengungkapkan bahwa total luas objek tanah yang terlibat mencapai 580.790 meter persegi dengan potensi nilai kerugian sebesar Rp 1,19 triliun. Nilai tersebut berasal dari harga tanah tersebut, nilai usaha, serta pendapatan negara dari pajak.

“Kronologi tindak pidana pertanahan yang diungkap kali ini melibatkan modus kejahatan dengan memalsukan dokumen untuk menguasai tanah yang bukan miliknya,” ujar Menteri AHY kepada media yang hadir. Ia juga menjelaskan bahwa semua berkas perkara pertanahan ini telah melewati tahapan P21 atau berkas lengkap. Saat ini, kasus sedang dalam proses persidangan, sementara satu kasus sudah diputus oleh pengadilan negeri.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri AHY menyampaikan rasa terima kasih dan setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah bekerja keras, bersinergi, dan berkolaborasi dalam satu kesatuan melalui Satgas Anti-Mafia Tanah. “Baik pemerintah, kepolisian, kejaksaan, dan yang paling penting partisipasi dari berbagai elemen masyarakat serta rekan media,” ujarnya.

“Seringkali masyarakat merasa takut dan tidak berdaya, namun berkat kekuatan dan keberanian kita semua, kita mampu menyuarakan dan membongkar permasalahan sekaligus menghadirkan keadilan di negeri ini,” tambah Menteri AHY.

Kepala Kepolisian Republik Daerah (Kapolda) Jambi, Irjen Pol Rusdi Hartono, menyadari bahwa ulah mafia tanah ini merugikan masyarakat dan mengganggu iklim investasi di Jambi.

“Ini menjadi bagian dari kekompakan Satgas Anti-Mafia Tanah di Jambi yang didukung oleh Pak Gubernur dan juga masyarakat di Jambi. Mafia tanah ini yang sama-sama kita perangi dan tentu kami berkomitmen tidak ada tempat bagi mafia tanah di Jambi. Ini menjadi komitmen kita bersama,” kata Irjen Pol Rusdi Hartono.

Konferensi pers pengungkapan tindak pidana pertanahan di Jambi juga dihadiri oleh sejumlah pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama , termasuk Ketua Satgas Anti-Mafia Tanah; Gubernur Jambi beserta jajaran aparat penegak hukum Provinsi Jambi; serta Kepala Kantor Wilayah Provinsi Jambi beserta jajaran. (*)

Artikel ini telah dibaca 90 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Dari Konflik ke Kolaborasi, Desa Soso Bangkit Lewat Reforma Agraria

6 Januari 2026 - 06:00

ATR BPN RI

PELATARAN Jadi Solusi Warga Sibuk, Urus Tanah di Akhir Pekan Makin Mudah

6 Januari 2026 - 05:53

ATR BPN RI

Antrian Online Sentuh Tanahku Permudah Layanan Pertanahan di Karawang

31 Desember 2025 - 07:08

ATR BPN RI

27 Tahun Menanti, Warga Eks Pejuang Timtim Akhirnya Miliki Rumah di Kupang

30 Desember 2025 - 08:17

ATR BPN RI

ATR/BPN Percepat Pembangunan Huntap bagi Korban Bencana di Sumatera

30 Desember 2025 - 06:11

Wamen Ossy Dermawan

ATR/BPN Terapkan Pola Kerja Fleksibel Akhir Tahun, Layanan Pertanahan Tetap Jalan

30 Desember 2025 - 05:42

ATR BPN RI
Trending di Nasional