PALU,netiz.id — Wakil Wali Kota Palu, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes memimpin Rapat Koordinasi, di ruang rapat Bantaya Kantor Wali Kota Palu. Senin (29/5/23)
Rapat tersebut dihadiri oleh sejumlah pihak dengan tujuan pencegahan dan percepatan penurunan kasus Stunting di Kota Palu.
Wakil Wali Kota Reny menyebutkan bahwa Kelurahan Layana menjadi salah satu wilayah di Kota Palu yang mengalami peningkatan angka Stunting setiap tahunnya.
“Hal ini menjadi perjuangan kami saat ini. Setidaknya pada tahun 2023 ini, kita dapat menurunkan angka tersebut hingga 8 persen, sehingga pada tahun 2024 kita dapat berada di bawah angka 14 persen,” Ujar Wakil Wali Kota.
Oleh karena itu, lanjutnya, sinergi yang baik antara Kepala Puskesmas di masing-masing wilayah dengan pihak terkait lainnya sangat diperlukan. Sinergi ini melibatkan Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di Dinas Sosial Kota Palu, Kader PKK Kota Palu, Kader Posyandu, serta para Penyuluh KB.
“Kita perlu bekerja sama secara efektif, sehingga Puskesmas dapat mengundang semua pihak terkait,” Katanya
Ia menambahkan bahwa hal ini bertujuan agar tenaga kesehatan tidak bekerja sendirian.
“Saya pernah mencoba sebelumnya, namun ternyata upaya tersebut tidak berhasil jika hanya dilakukan oleh tenaga kesehatan sendiri,” Pungkas Wakil Wali Kota. (***)




