DONGGALA,netiz.id – Anggota DPRD Donggala, Andi Wahyudi Armansyah Wawo, menggelar reses di Desa Samalili, Kecamatan Sojol, pada Selasa (11/03/25). Dalam kegiatan tersebut, warga menyampaikan sejumlah aspirasi terkait infrastruktur jalan dan jembatan yang dinilai sudah sangat memprihatinkan.
Salah satu aspirasi utama datang dari masyarakat Desa Samalili yang meminta agar dilakukan perbaikan secara menyeluruh pada akses jalan lingkar yang menghubungkan tiga desa, yakni Dusun Taipa (Desa Tonggolobibi), Desa Samalili, hingga Dusun Sadula (Desa Siboang). Warga menyebutkan bahwa kondisi jalan tersebut saat ini rusak parah hingga 90 persen, dan terakhir kali diaspal pada tahun 2006.
“Sudah lama jalan ini tidak tersentuh perbaikan. Kami sangat berharap pemerintah segera melakukan rehabilitasi dan pengaspalan karena jalan ini merupakan akses utama penghubung antar desa,” ujar salah satu warga.
Tak hanya jalan, warga Samalili juga mengeluhkan kondisi dua jembatan utama di desa mereka yang saat ini hanya menggunakan batang pohon kelapa sebagai penyangga. Jembatan tersebut sudah puluhan tahun tidak diperbaiki dan dinilai sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Aspirasi serupa juga disuarakan oleh warga Dusun Bantayang, Desa Siboang. Mereka meminta agar jalan lingkungan di dusun tersebut segera diaspal karena sejak dusun terbentuk, belum pernah mendapatkan perhatian dari pemerintah.
“Kami juga meminta saluran drainase di sepanjang jalan lingkungan, karena setiap hujan deras airnya meluap hingga ke rumah-rumah warga,” keluh warga Bantayang.
Menanggapi aspirasi tersebut, Andi Wahyudi yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPRD Donggala, menyatakan akan menampung seluruh masukan dan memperjuangkannya melalui lembaga legislatif.
“Kami akan membawa seluruh aspirasi ini ke rapat pembahasan bersama pemerintah daerah. Infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan harus menjadi prioritas utama,” kata politisi Demokrat itu.
Sekretaris Fraksi Demokrat DPRD Donggala itu menambahkan bahwa belum semua aspirasi masyarakat akan di realisasikan mengingat keterbatasan anggaran dan adanya efesiensi anggaran dari pemerintah pusat. Namun, kata dia. Ia akan memperjuangkan semua aspirasi dari masyarakat sampai terrealisasikan. (KB)




