Menu

Mode Gelap

Daerah · 11 Jul 2024

Wali Kota Palu Pimpin Pertemuan Antisipasi Risiko Bencana Akibat Curah Hujan Tinggi


					Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid, memimpin langsung pertemuan bersama Unsur Forkopimda Kota Palu, pimpinan OPD terkait, dan pihak-pihak lainnya, pada Kamis, (11/07/24). Photo: jupe Perbesar

Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid, memimpin langsung pertemuan bersama Unsur Forkopimda Kota Palu, pimpinan OPD terkait, dan pihak-pihak lainnya, pada Kamis, (11/07/24). Photo: jupe

PALU,netiz.idWali Kota Palu, H. , memimpin langsung pertemuan bersama Unsur Kota Palu, pimpinan terkait, dan pihak-pihak lainnya, pada Kamis, (11/07/24) di ruang pertemuan kantor wali kota. Pertemuan ini membahas antisipasi risiko bencana yang terjadi akibat meningkatnya curah hujan di Kota .

Dalam pengantarnya, Wali Kota menyampaikan bahwa inti pertemuan kali ini adalah terkait dengan status tanggap darurat yang hendak dikeluarkan. Namun, hal tersebut harus mendapat dan persetujuan dari semua pihak.

Wali Kota Hadianto menjelaskan bahwa situasi dan kondisi alam di beberapa pekan terakhir memberikan dampak yang memerlukan respon cepat dari Pemerintah . “Melihat beberapa kondisi yang ada, perlunya langkah-langkah baik yang dilakukan, guna mengantisipasi terjadinya dampak yang lebih besar. Tentu pemerintah harus melakukan upaya-upaya kerja yang konkret,” kata wali kota.

Wali Kota Hadianto juga menyinggung kondisi terkini akibat cuaca buruk beberapa pekan terakhir, yang menyebabkan beberapa kerusakan. Salah satu contohnya adalah akses di wilayah Uwentumbu, Kawatuna yang terputus. Hal ini perlu mendapat perhatian dari pemerintah terkait dengan kawasan penduduk di sana.

Selain itu, kondisi Sungai Pondo yang sebelumnya telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Palu bersama pihak lainnya, terus terdampak akibat sedimentasi. Begitupun dengan alur alam Kawatuna yang tembus sampai dengan Jalan Emy Saelan, dampaknya juga dirasakan oleh masyarakat. Hal yang sama terjadi di kawasan lainnya.

“Nah tentunya, kita sudah mampu mengidentifikasi dan melihat kemungkinan-kemungkinan yang bisa terjadi. Olehnya, pemerintah ingin melakukan langkah-langkah, guna menghindari terjadinya sesuatu yang lebih buruk. Jangan sampai bencana itu terjadi, baru kita repot-repot,” kata wali kota.

Pertemuan tersebut dilanjutkan dengan penandatanganan sejumlah kesepakatan, khususnya terkait status Tanggap Darurat yang akan dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Palu. (TIM)

Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Niat Jual Sabu ke Morowali, Dua Pemuda Diringkus Polisi di Jalur Trans Sulawesi

5 Februari 2026 - 18:37

Polda Sulteng

Gubernur Anwar Hafid Serukan Dukungan Penuh Pemda untuk Bank Sulteng

5 Februari 2026 - 17:31

Gubernur Anwar Hafid

Wagub Sulteng Panen Perdana Udang Vaname di Palu Utara, Dorong Program Berani Tangkap Banyak

5 Februari 2026 - 17:12

Wagub Reny Lamadjido

Desa Toaya Raih Apresiasi sebagai Calon Percontohan Desa Anti Korupsi Sulawesi Tengah

5 Februari 2026 - 16:40

Desa Toaya

Bupati Donggala Terima Penghargaan atas Dukungan Pembentukan POSBANKUM Desa

5 Februari 2026 - 08:52

Bupati Vera Elena Laruni

PSN Smelter Hijau Parimo Dirancang Sejak 2023, Anwar Hafid: Industri Masa Depan untuk Baterai Mobil Listrik

5 Februari 2026 - 06:42

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid
Trending di Daerah