Menu

Mode Gelap

Daerah · 17 Okt 2025

Wagub Reny Ajak Pelajar Palu Jadi Pelopor Pencegahan HIV/AIDS


					Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny A. Lamadjido memberikan arahan saat membuka kegiatan peningkatan kapasitas OSIS dan Pramuka tingkat SMA/SMK se-Kota Palu dalam rangka penanggulangan HIV/AIDS, di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, Kamis (16/10/25). FOTO: istimewa Perbesar

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny A. Lamadjido memberikan arahan saat membuka kegiatan peningkatan kapasitas OSIS dan Pramuka tingkat SMA/SMK se-Kota Palu dalam rangka penanggulangan HIV/AIDS, di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, Kamis (16/10/25). FOTO: istimewa

,netiz.id — Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A. Lamadjido, mengajak para SMA dan SMK di menjadi pelopor dalam upaya pencegahan HIV/ di kalangan generasi muda.

Ajakan itu disampaikan saat membuka kegiatan peningkatan kapasitas OSIS dan tingkat SMA/SMK se-Kota Palu dalam rangka penanggulangan HIV/AIDS, yang di Kantor Dinas Kesehatan , Kamis (16/10/25).

Reny menekankan pentingnya peran pelajar sebagai agen perubahan yang dapat menularkan semangat hidup sehat di lingkungan sekolah. Ia meminta para guru pendamping memberikan ruang bagi peserta kegiatan untuk pengetahuan dan melakukan penyuluhan kepada teman-temannya.

“Bapak dan ibu guru, tolong berikan jadwal kepada mereka untuk menyampaikan materi dan penyuluhan ke teman-temannya,” ujar Reny.

Ia juga menyoroti pentingnya penyusunan materi edukasi HIV/AIDS yang komprehensif dan terstandar, sehingga dapat menjadi panduan efektif dalam upaya pencegahan penyakit menular tersebut.

“Tolong KPA memberikan materi yang terstandar supaya bisa disebarkan lagi ke teman-temannya,” pesannya kepada pengurus Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Sulawesi Tengah.

Selain itu, Reny mengingatkan para pelajar untuk menjaga batas dalam pergaulan dengan lawan jenis. Menurutnya, pergaulan bebas tanpa kendali bisa menjadi pintu masuk bagi berbagai masalah sosial dan kesehatan, termasuk HIV/AIDS.

“Bergaul boleh, tapi ingat, ada batasnya,” tegasnya.

Kegiatan yang diinisiasi oleh KPA Provinsi Sulawesi Tengah tersebut diikuti perwakilan pelajar dan guru pendamping dari 13 sekolah di Kota Palu. Hadir pula Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Tengah, Wayan Apriani, dan Sekretaris KPA , Suwandi. (KB/*)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Komisi I DPRD Sulteng–KPID Duduk Bersama, Fokus Pengawasan Penyiaran

12 Januari 2026 - 14:05

DPRD SULTENG

DPRD Sulteng Dukung Penguatan Sinergi TNI AL melalui Kunjungan Kerja Komandan Komando

12 Januari 2026 - 13:46

DPRD SULTENG

Jembatan Lero Tergerus Banjir, Warga Harap Tindakan Cepat Pemerintah

12 Januari 2026 - 08:57

Jembatan Lero Donggala

Bukit Salena Dilirik Jadi Pusat Paralayang, Anwar Hafid Dorong Peran Anak Muda dan Pariwisata

12 Januari 2026 - 07:09

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Empat Desa di Tanantovea Terdampak Banjir, Warga Mengungsi Mandiri

12 Januari 2026 - 07:04

Banjir Tanantovea

Gubernur Anwar Hafid Tinjau Paralayang Bukit Salena, Siap Jadi Ikon Olahraga Dirgantara Sulteng

12 Januari 2026 - 06:24

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid
Trending di Daerah