Menu

Mode Gelap

Daerah · 25 Feb 2024

Wabah Penyakit Jembrana di Desa Lombonga, Donggala, Meresahkan Warga


					Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Donggala. Hari Soetjahyo. Photo: netiz.id Perbesar

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Donggala. Hari Soetjahyo. Photo: netiz.id

DONGGALA,netiz.id, , Donggala, diguncang kekhawatiran akibat merebaknya wabah penyakit Jembrana pada ternak sapi. Dalam pernyataannya pada Senin, (26/02/24), Darius, seorang warga setempat, mengungkapkan kegelisahannya karena sudah sebulan tercium bau bangkai sapi yang mati akibat penyakit tersebut.

Menurut Darius, sekitar 100 ekor sapi telah karena terserang penyakit Jembrana, menyebabkan kerugian hingga mencapai 500 juta rupiah bagi para peternak di Desa Lombonga. Hal ini juga memicu penurunan harga sapi hingga 50 persen, karena sebagian warga memilih menjual ternak mereka yang sehat untuk menghindari penyebaran penyakit yang mematikan ini.

Gejala penyakit ini meliputi demam, kejang-kejang, dan kematian yang cepat terjadi pada sapi yang terinfeksi. Meskipun hanya menyerang sapi jenis Bali, warga setempat tetap merasa khawatir karena dampak ekonomi yang signifikan.

Sementara itu, Kepala , Hari Soetjahyo kesulitan dalam menangani situasi ini karena sulitnya mengambil sampel organ dari bangkai sapi yang sudah tidak ada saat di lokasi kejadian. Dia juga menegaskan bahwa penyakit Jembrana hanya menyerang sapi Bali, sedangkan jenis sapi lainnya tidak terpengaruh.

Pihak terkait dari (Pemda) Donggala dan Provinsi diharapkan segera mengambil langkah-langkah penanganan yang efektif guna mencegah penyebaran penyakit dan melindungi ternak serta ekonomi masyarakat Desa Lombonga dari dampak lebih lanjut. Demikian Kadis Peternakan Donggala. (KB)

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Komisi IV DPRD Sulteng Pastikan Program 2026 Selaras Kebutuhan Masyarakat

15 Januari 2026 - 14:02

DPRD SULTENG

Gubernur Anwar Hafid Paparkan Hilirisasi Kelapa dan Pariwisata Danau Paisupok ke Bappenas

15 Januari 2026 - 11:31

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Anwar Hafid Dorong Kolaborasi Pemprov Sulteng–ITB untuk Pendidikan, Riset, dan Tata Ruang

15 Januari 2026 - 08:03

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Menteri Nusron Wahid: 2026 Tak Boleh Ada Lagi Berkas Pertanahan Menumpuk

15 Januari 2026 - 06:30

nusron Wahid

Gubernur Sulteng Jajaki Kerja Sama Strategis dengan ITB, Fokus Beasiswa dan SDM

15 Januari 2026 - 06:25

gubernur sulteng, ANwar Hafid

Wamen ATR/BPN Tekankan Kekompakan Internal untuk Tingkatkan Pelayanan Pertanahan

15 Januari 2026 - 06:19

Wamen Ossy Dermawan
Trending di Nasional