PALU,netiz.id – Laga final antara Bandar Sulteng dan Bintang Timur Taipa dalam lanjutan Liga 3 zona Sulawesi Tengah (Sulteng) mengalami penundaan. Jadwal yang sebelumnya direncanakan pada Sabtu (09/03/24) harus ditunda hingga Minggu (10/03/24). Pertandingan final akan digelar di Lapangan Faqih Rasyid Kota Palu.
Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Asprov PSSI Sulteng, Hadianto Rasyid, melalui Sekretaris Asprov PSSI Sulteng, Harry Sumampouw, saat dimintai konfirmasi oleh media ini pada Jumat (08/03/24).
Harry, sapaan akrabnya, menyatakan bahwa salah satu pemilik tim yang akan bertanding dalam final, yaitu Bandar Sulteng, telah meninggal dunia pada sore hari di RS Undata Kota Palu.
“Iya, laga final harus ditunda karena kami menghormati tokoh sepakbola sekaligus pemilik dari Bandar Sulteng, H. Burhanuddin Yado, yang meninggal dunia pada sore hari pukul 17.25 WITA di RS Undata Palu,” ujarnya.
“Jadwal yang tadinya direncanakan pada Sabtu (09/03/24) harus diundurkan menjadi hari Minggu (10/03/24),” tutupnya.
Selain sebagai tokoh sepakbola, almarhum juga dikenal sebagai politisi dari Partai Berkarya asal Kecamatan Labuan Donggala. Beliau telah dirujuk ke RS Undata Palu sejak 28 Februari 2024.
Diketahui pada Pemilihan Legislatif (Pileg), beliau beralih partai ke Golongan Karya untuk maju sebagai Calon Legislatif di DPRD Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Daerah Pemilihan (Dapil) 7 yang meliputi Kabupaten Donggala-Sigi. Dari hasil Rekapitulasi KPU, beliau berhasil lolos ke DPRD Sulteng dengan meraih kursi kedua dari Golongan Karya pada dapil tersebut. (KB)




