Menu

Mode Gelap

Daerah · 28 Sep 2024

Solidaritas Lintas Agama di Palu, Kebangkitan Iman di Tengah Kenangan Bencana


					Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Palu, Irmayanti Pettalolo saat melakukan sesi foto bersama umat kristiani di Halaman kantor Wali Kota Palu. //FOTO:YUSUF
Perbesar

Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Palu, Irmayanti Pettalolo saat melakukan sesi foto bersama umat kristiani di Halaman kantor Wali Kota Palu. //FOTO:YUSUF

PALU,netiz.id – Dalam rangka memperingati enam tahun bencana , tsunami, dan likuefaksi yang melanda Kota Palu pada , umat Kristiani di menggelar Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR). Kegiatan ini tidak hanya dimaksudkan untuk mengenang tragedi tersebut, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat iman dan kebersamaan di kota yang terus berjuang untuk bangkit.

(Plh) , Irmayanti Pettalolo, dalam sambutannya menyatakan bahwa peringatan ini adalah kesempatan untuk merenungkan kembali kekuatan spiritual yang telah membantu Palu dalam menghadapi tragedi tersebut.

“Hari ini, kita tidak hanya mengenang bencana yang mengguncang bumi ini secara fisik, tetapi juga hati dan jiwa kita sebagai sebuah komunitas. Dari kepedihan itu, kita menyaksikan kebangkitan jiwa dan solidaritas yang luar biasa,” ujarnya pada Sabtu (28/09/24).

Irmayanti juga menekankan pentingnya kegiatan KKR dalam memperkuat iman umat Kristiani di . “Semangat kebangkitan ini sejalan dengan tujuan dari kegiatan KKR, yaitu untuk membangkitkan kembali kerohanian kita, memperkuat iman, dan mengingatkan kita semua akan pentingnya kasih Tuhan dalam perjalanan hidup kita,” tambahnya.

Menurutnya, Kota Palu telah menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam berbagai aspek, tidak hanya dalam hal tetapi juga dalam semangat dan keyakinan rohani warganya. “Palu tidak hanya bangkit secara fisik, tetapi juga dalam semangat dan keyakinan rohani yang kokoh,” ujar Irmayanti, menyoroti keberhasilan kota ini dalam menghadapi berbagai tantangan pascabencana.

Irmayanti juga mengapresiasi semangat kebersamaan yang terjalin erat di antara masyarakat lintas agama, , dan keyakinan di Palu. “Berbagai tantangan yang kita hadapi pascabencana telah mempererat persaudaraan kita sebagai masyarakat yang lintas agama, lintas budaya, dan lintas keyakinan,” ungkapnya.

Dengan adanya peringatan ini, diharapkan kekuatan spiritual masyarakat Palu semakin kokoh. “Dalam kebersamaan ini, kita belajar bahwa kekuatan tidak hanya berasal dari fisik, tetapi juga dari iman yang teguh kepada Tuhan,” pungkas Irmayanti Pettalolo. (Dg)

Artikel ini telah dibaca 227 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

DPRD Sulteng Ikut Pererat Kebersamaan Forkopimda di Jamuan Kodaeral VI

13 Januari 2026 - 06:24

DPRD SULTENG

Komisi III DPRD Sulteng Tekankan Keadilan DBH bagi Daerah Penghasil Nikel

13 Januari 2026 - 06:13

DPRD SULTENG

Lebih 100 KK Terdampak, Pemprov Sulteng Lakukan Penanganan Darurat Banjir–Longsor di Donggala

12 Januari 2026 - 21:18

Banjir Donggala

PKS Turun Gunung, Rumah Warga Desa Wani Kembali Kinclong

12 Januari 2026 - 21:00

Relawan PKS Banjir DOnggala

Bupati Donggala Tinjau Lokasi Banjir, Enam Kecamatan Berstatus Tanggap Darurat

12 Januari 2026 - 20:28

Banjir Donggala

Banjir dan Longsor Terjang Wani, Pemprov Sulteng Turunkan Alat Berat dan Dirikan Posko Darurat

12 Januari 2026 - 20:11

Banjir Donggala
Trending di Daerah