PALU,netiz.id – Kepala Dinas Tata Ruang Kota Palu, Singgih B. Prasetyo, resmi memasuki masa purna bakti pada Rabu (29/11/24). Acara perpisahan digelar secara sederhana namun penuh haru di Kantor Pemerintah Kota Palu. Sosok yang dikenal sebagai mentor sekaligus pemimpin visioner ini meninggalkan kesan mendalam bagi rekan-rekannya, termasuk Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palu, Ibnu Mundzir.
Ibnu menyampaikan rasa kehilangan mendalam atas berakhirnya masa pengabdian Singgih di lingkungan Pemerintah Kota Palu.
“Kepergian beliau seperti hilangnya satu batu bata penting dalam tembok cita-cita besar Kota Palu sebagai kota global. Sosoknya sulit tergantikan, baik dari segi kualitas, pengalaman, maupun pemahaman mendalam yang dimilikinya,” ujar Ibnu.
Ibnu juga mengenang kebersamaannya dengan Singgih dalam forum diskusi Majelis Reboan, yang rutin digelar setiap Rabu pagi untuk membahas berbagai persoalan Kota Palu. Forum ini diikuti sejumlah pejabat, termasuk almarhum Rahmad Kawaroe (Kepala Dinas PU), Darma Gunawan (Kepala Bappeda), dan Ansyar Sutiadi (Asisten II).
“Majelis ini menjadi tempat berbagi gagasan dan mencari solusi atas permasalahan kota. Pak Singgih selalu memberikan pandangan yang tajam dan solutif,” tambahnya.
Ia berharap, meski telah memasuki masa purna bakti, Pak Singgih tetap dapat memberikan kontribusi bagi Kota Palu.
“Pesan saya, jangan terlalu lama beristirahat. Kota ini masih sangat membutuhkan tangan dingin beliau untuk membenahi dan mempercepat pencapaian visi Kota Palu. Ilmu dan pengalaman beliau sangat berharga,” ungkapnya.
Dalam momen ini, Ibnu mengutip kalimat yang sering disampaikan ilmuwan UGM, Riswanda Imawan, sebagai refleksi perpisahan.
“Ada ungkapan, eagle fly alone—elang terbang sendiri. Setelah hari ini, mungkin itulah yang akan saya rasakan. Perjalanan kami akan terasa lebih sunyi tanpa kehadiran Pak Singgih. Namun, saya yakin bekal ilmu dan pengalaman yang beliau tinggalkan akan terus membantu kami menghadapi tantangan ke depan,” tuturnya.
Acara perpisahan ini menjadi momen untuk mengenang pengabdian Singgih B. Prasetyo sekaligus mengenalkan nilai-nilai yang telah ia wariskan kepada jajaran Pemerintah Kota Palu. (Dg)




