PALU,netiz.id — Dalam rangka menyambut Pekan Olahraga Nasional (PON), seleksi pemain cabang olahraga (cabor) sepak bola telah memasuki tahap akhir. Tim-tim sepak bola dari berbagai provinsi berkumpul untuk bersaing secara ketat dalam babak seleksi guna mencari pemain terbaik yang akan mewakili daerah mereka di PON Aceh-Medan.
Tak terkecuali dengan Tim Prapon Sulteng, dalam tahap akhir seleksi ini, para pemain yang telah berhasil melewati berbagai tahapan sebelumnya dituntut untuk menunjukkan performa terbaik mereka.
Sekretaris Umum Asprov PSSI Sulteng, Harry Sumampouw, saat dikonfirmasi oleh media, mengatakan bahwa para Dirtek & tim talentscoting dengan seksama mengamati kemampuan teknis, taktik, dan fisik setiap pemain guna memastikan bahwa hanya pemain terbaiklah yang akan diberi kesempatan berlaga di ajang prestisius ini.
Tidak hanya prestasi individu, kata Harry, kolaborasi tim juga menjadi salah satu aspek penting yang dinilai dalam seleksi ini. Para pemain diuji dalam situasi permainan yang sesungguhnya untuk mengukur kemampuan mereka beradaptasi dengan strategi tim dan mengambil keputusan di bawah tekanan kompetisi.
“Kami sangat antusias menyambut tahap akhir seleksi cabang olahraga sepak bola untuk PON,” ujarnya.
“Kualitas dan bakat yang ditunjukkan oleh para peserta dalam tahapan sebelumnya sangat mengesankan, dan kami yakin akan melihat persaingan yang sengit di tahap akhir ini yang dilaksanakan di lapangan Gawalise Tipo, pada hari Senin (24/7/23),” sambungnya.
Harry menambahkan bahwa hasil dari tahap akhir seleksi ini akan segera diumumkan, dan para pemain terpilih akan segera memulai persiapan untuk menghadapi PON. Ajang olahraga empat tahunan terbesar di Indonesia ini diharapkan menjadi panggung bagi para pemain muda berbakat dalam cabang sepak bola untuk menunjukkan potensi mereka dan berkompetisi dengan atlet-atlet terbaik dari seluruh penjuru tanah air.
“Kami berharap para pemain mampu menunjukkan dan mengasah skill dan fisik sebelum pertandingan,” harapnya.
“PON akan menjadi ajang yang menarik untuk ditonton, di mana para pemain sepak bola dari berbagai provinsi akan bersaing secara fair dan sportif demi memperebutkan medali emas serta mengharumkan nama daerah masing-masing,” demikian diungkapkan Sekretaris Umum Asprov PSSI Sulteng. (KB)




