Menu

Mode Gelap

Daerah · 23 Okt 2025

Rusman Ramli: Retribusi Sampah Jadi PAD Utama, Tapi Harus Transparan


					Anggota DPRD Kota Palu, Rusman Ramli, saat melaksanakan reses caturwulan III masa persidangan tahun 2025 di Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore, Rabu malam (22/10/25). FOTO: netiz.id (akib) Perbesar

Anggota DPRD Kota Palu, Rusman Ramli, saat melaksanakan reses caturwulan III masa persidangan tahun 2025 di Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore, Rabu malam (22/10/25). FOTO: netiz.id (akib)

PALU,netiz.id – Anggota DPRD Kota Palu, Rusman Ramli, menegaskan pentingnya pengelolaan retribusi sampah yang transparan dan akuntabel. Hal itu disampaikan saat melaksanakan kegiatan reses caturwulan III di RT 01/RW 03, Jalan Tombolotutu, Kelurahan , Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Rabu malam (22/10/25).

Dalam kegiatan serap aspirasi tersebut, sejumlah warga menyampaikan keluhan terkait penerangan jalan umum (PJU), kondisi jalan lingkungan yang belum dipaving, serta drainase yang tidak berfungsi dengan baik.

Selain masalah infrastruktur, warga juga menyoroti di wilayah mereka. Warga RW 03 RT 06, Ibu Hasni, mengungkapkan bahwa PJU dari Jalan Kamboja hingga Jalan Hang Tuah belum tersedia, sementara sampah daun tidak diangkut oleh petugas. Ia juga menilai ada kejanggalan dalam penarikan retribusi sampah yang mencapai Rp250 ribu per bulan tanpa adanya bukti tanda .

Keluhan serupa disampaikan Ketua RT 04 RW 03 yang menuturkan bahwa usulan pemasangan tujuh titik lampu jalan di Lorong Sintuvu belum terealisasi, meski telah diusulkan melalui selama empat tahun berturut-turut.

Menanggapi hal itu, DPRD Kota Palu itu menjelaskan bahwa retribusi sampah merupakan salah satu sumber (PAD) utama bagi Pemerintah Kota Palu. Karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.

Retribusi sampah merupakan salah satu sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Palu. Karena itu, kami berharap pengelolaannya dilakukan secara transparan agar masyarakat semakin percaya dan mendukung program pemerintah,” ujar Anggota DPRD Kota Palu tiga periode itu.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera itu juga memaparkan bahwa saat ini pemerintah daerah tengah melakukan efisiensi anggaran, menyusul adanya pemotongan dana transfer dari pemerintah pusat, seperti TPD dan DBH. Kondisi itu membuat sejumlah dinas harus melakukan penyesuaian program dan insentif.

“Dari hasil pembahasan kami bersama mitra kerja, hampir 23 persen dinas harus melakukan efisiensi dan penyesuaian anggaran. Karena itu, sumber PAD seperti retribusi sampah menjadi sangat penting,” jelasnya.

Terkait adanya dugaan pungutan liar atau negosiasi dalam penarikan retribusi, Rusman mengimbau warga untuk melaporkannya ke Satgas Sampah atau Lurah setempat.

“Setiap kelurahan memiliki Satgas Sampah. Kalau ada pungutan yang tidak sesuai aturan, segera laporkan ke Pak RT atau Pak Lurah. Hal-hal seperti ini bisa menimbulkan kebocoran PAD. Mudah-mudahan hanya kebocoran , karena kalau besar, tambalannya susah,” ujarnya disambut tawa ringan warga.

Kegiatan reses tersebut berlangsung hangat dan interaktif. Warga berharap aspirasi yang disampaikan dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah kota melalui DPRD, khususnya dalam peningkatan pelayanan publik dan transparansi retribusi sampah di Kota Palu. (KB)

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Resmob Tadulako Amankan Pelaku Pencurian Brankas di Toko Bintang Palu

13 Januari 2026 - 19:04

Polresta Palu

Anwar Hafid Ungkap Bahaya Tambang Ilegal, Dorong Pengetatan Pengawasan KLH

13 Januari 2026 - 18:39

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Gubernur Anwar Hafid dan Menteri KLH Sepakat Perketat Pengawasan Pertambangan di Sulteng

13 Januari 2026 - 15:09

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Amankan Aset Negara, Kantor Pertanahan Donggala Serahkan Sertipikat BMN

13 Januari 2026 - 10:02

Kantah Donggala

DPRD Sulteng Ikut Pererat Kebersamaan Forkopimda di Jamuan Kodaeral VI

13 Januari 2026 - 06:24

DPRD SULTENG

Komisi III DPRD Sulteng Tekankan Keadilan DBH bagi Daerah Penghasil Nikel

13 Januari 2026 - 06:13

DPRD SULTENG
Trending di Daerah