PALU,netiz.id — Sejak program Berani Sehat diluncurkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, RSUD Undata Palu menjadi garda terdepan dalam memberikan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat. Lonjakan pasien yang mencapai tiga kali lipat dari biasanya menjadi tantangan tersendiri bagi rumah sakit rujukan utama ini.
Direktur RSUD Undata, drg. Herry Mulyadi, mengungkapkan bahwa meski menghadapi peningkatan jumlah pasien secara signifikan, semangat pelayanan para tenaga medis tidak pernah surut.
“Kami berhadapan langsung dengan manusia yang sakit, dan kami pun manusia yang bisa lelah. Tapi semangat kami tidak padam. Kami mohon, jika ada kritik, sampaikanlah dengan empati, bukan dengan hujatan,” ujarnya.
Herry menegaskan, RSUD Undata tidak pernah menolak pasien. Meski ruang rawat hampir selalu penuh, seluruh tenaga medis tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik.
“Kami melihat sendiri dampak besar Berani Sehat. Banyak kepala keluarga yang dulu tak mampu berobat kini bisa sembuh dan kembali produktif. Melalui aplikasi Sehati, pelayanan juga semakin cepat dan transparan,” tambahnya.
Dukungan moral dari Gubernur Anwar Hafid dan Wakil Gubernur Reny A. Lamadjido yang rutin menyemangati tenaga kesehatan di lapangan menjadi dorongan tersendiri bagi seluruh tim medis.
Program Berani Sehat tidak hanya mengubah cara masyarakat mengakses layanan kesehatan, tetapi juga membangkitkan semangat baru bagi para tenaga medis untuk terus melayani dengan hati. (KB/*)




