Menu

Mode Gelap

Daerah · 17 Mei 2025

Rp82 Miliar Masuk Kas Daerah Lewat Berani Bebas Tunggakan PKB.


					Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid berdialog dengan warga saat meninjau langsung pelaksanaan program pemutihan pajak kendaraan bermotor di Kantor Samsat Palu. FOTO: istimewa Perbesar

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid berdialog dengan warga saat meninjau langsung pelaksanaan program pemutihan pajak kendaraan bermotor di Kantor Samsat Palu. FOTO: istimewa

PALU,netiz.id Bebas Tunggakan (PKB) yang digelar Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah () berhasil mencatat total transaksi senilai Rp82,6 miliar lebih. Program ini berlangsung sejak 14 April hingga 14 Mei 2025.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulteng, Rifki Ananta, menyebutkan bahwa transaksi tersebut berasal dari 156.232 objek pajak kendaraan, terdiri dari 28.995 kendaraan roda empat (R4) dan 128.137 kendaraan roda (R2).

“Total nilai nominal mencapai Rp82.624.804.219. Dari jumlah itu, Rp50,3 miliar masuk ke kas provinsi dan Rp32,2 miliar dibagikan ke kabupaten/kota,” kata Rifki melalui pesan WhatsApp, Sabtu (17/05/25).

Ia juga merinci pembagian opsen PKB ke masing-masing kabupaten/kota di Sulteng berdasarkan data dari aplikasi Samsat. Kota Palu menjadi daerah penerima terbanyak dengan nilai Rp11,97 miliar, disusul Kabupaten sebesar Rp4,1 miliar dan Parigi Moutong Rp3,06 miliar.

Meski program pemutihan ini tergolong sukses, sejumlah warga mengaku belum sempat memanfaatkannya karena berbagai kendala, mulai dari keterbatasan dana hingga panjangnya antrean selama masa program berlangsung.

“Kami harap Pak Gubernur memperpanjang program ini. Saya baru ada uang, tapi saat datang ke loket, sudah tutup,” ujar Nanang, salah satu wajib pajak, diamini oleh Ibu Riski, Ibu Ita, Sohida, dan warga lainnya yang ditemui di halaman Kantor Samsat Palu menjelang berakhirnya program.

Menanggapi hal ini, Gubernur Sulawesi Tengah Hafid menyatakan pihaknya akan melakukan untuk mempertimbangkan kemungkinan program pemutihan.

“Kita evaluasi dulu. Kita pertimbangkan lagi agar masyarakat masih punya kesempatan,” kata Anwar Hafid di Parigi Moutong, Kamis (15//2025), seperti dikutip dari Tribun Palu.

Program pemutihan ini sebelumnya digagas untuk meringankan beban masyarakat dalam melunasi tunggakan pajak kendaraan bermotor di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih. (*)

Artikel ini telah dibaca 61 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Anwar Hafid Lantik 389 Pejabat Pemprov Sulteng, Tekankan Data, Digitalisasi, dan Prestasi

15 Januari 2026 - 17:01

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Komisi IV DPRD Sulteng Pastikan Program 2026 Selaras Kebutuhan Masyarakat

15 Januari 2026 - 14:02

DPRD SULTENG

Gubernur Anwar Hafid Paparkan Hilirisasi Kelapa dan Pariwisata Danau Paisupok ke Bappenas

15 Januari 2026 - 11:31

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Anwar Hafid Dorong Kolaborasi Pemprov Sulteng–ITB untuk Pendidikan, Riset, dan Tata Ruang

15 Januari 2026 - 08:03

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Gubernur Sulteng Jajaki Kerja Sama Strategis dengan ITB, Fokus Beasiswa dan SDM

15 Januari 2026 - 06:25

gubernur sulteng, ANwar Hafid

Inflasi Sulteng Terkendali di Angka 3,31 Persen, TPID Perkuat Stok Pangan Hadapi Idul Fitri 2026

14 Januari 2026 - 19:32

Wagub Sulteng, Reny Lamadjido
Trending di Daerah