Menu

Mode Gelap

Daerah · 31 Agu 2023

Perkuat Ketersediaan Beras, Kadis Ketapang Monitoring Lumbung Pangan


					Perkuat Ketersediaan Beras, Kadis Ketapang Monitoring Lumbung Pangan Perbesar

DONGGALA,netiz.id melalui Dinas Ketahanan Pangan telah mengambil langkah berarti dalam mendukung pertanian lokal.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh media ini, produksi beras Kabupaten Donggala pada menunjukkan kebutuhan perkapita per tahun sebesar 120,9 kilogram, dari jumlah penduduk sebesar 305.890 jiwa. Dengan demikian, kebutuhan konsumsi per tahun menjadi sekitar 36.982 ton. Selanjutnya, dapat disimpulkan bahwa kebutuhan konsumsi bulanan mencapai 3.081 ton, sedangkan kebutuhan mingguannya mencapai 616 ton.

baru-baru ini oleh tim dari Dinas Ketahanan Pangan ke lokasi lumbung pangan di tiga kecamatan di wilayah pantai barat mencerminkan komitmen yang kuat terhadap hasil pertanian di satu komoditi yakni beras.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Moh Fahri, memimpin upaya intervensi cepat untuk meningkatkan kapasitas lumbung pangan di tiga kecamatan tersebut, yaitu di Balentuma (), Desa Malino (Kecamatan Balaesang), dan Desa Ogoamas ( Utara).

“Fasilitas lumbung pangan harus dikelola dengan baik karena memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan beras. Kami berkomitmen mendukung dalam mengelola pertanian sehingga para dapat merasakan manfaatnya,” ungkap Moh Fahri setelah kunjungan di Desa Balentuma pada Rabu kemarin (30/8/23).

“Komitmen utama saat ini adalah memberdayakan (BUMDes) dalam mengelola pertanian,” tambahnya.

Lebih lanjut, mantan Kepala Badan Pendapatan Daerah tersebut mengungkapkan bahwa dengan adanya 48 lumbung pangan tersebar di 16 kecamatan, dan 3 di antaranya mampu menampung hingga 80 ton beras, Kabupaten Donggala sedang berupaya memastikan pasokan pangan yang memadai untuk penduduk setempat.

“Produksi beras meningkat sebanyak 15 ribu ton di satu semester tahun 2023 menjadi tonggak penting dalam usaha ini,” ujarnya.

“Langkah lebih lanjut juga tengah diambil untuk memastikan bahwa lumbung-lumbung pangan ini beroperasi secara optimal,” sambungnya.

Fahri, panggilan akrabnya, menyampaikan bahwa dengan lumbung pangan yang efisien, diharapkan para petani akan merasakan dampak positif dalam bentuk kesejahteraan yang lebih baik, sehingga daerah tidak akan mengalami kelangkaan beras.

Komitmen untuk memberdayakan BUMDes juga sangat jelas. Moh Fahri menekankan bahwa upaya ini bertujuan untuk mencegah tengkulak menguasai pasar pembelian hasil pertanian, sehingga para petani bisa memperoleh keuntungan yang lebih besar.

“Kunjungan baru ini hanya langkah awal. Dinas Ketahanan Pangan berencana untuk terus melakukan intervensi dan kerjasama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna memastikan ketahanan pangan nasional terjaga dengan baik,” katanya.

Lumbung pertanian menjadi salah satu pilar utama dalam usaha ini, dan keberhasilannya akan sangat mempengaruhi stabilitas pangan dan kesejahteraan para petani di wilayah Kabupaten Donggala, demikian disampaikan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Donggala. (KB)

Artikel ini telah dibaca 76 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Anwar Hafid Lantik 389 Pejabat Pemprov Sulteng, Tekankan Data, Digitalisasi, dan Prestasi

15 Januari 2026 - 17:01

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Komisi IV DPRD Sulteng Pastikan Program 2026 Selaras Kebutuhan Masyarakat

15 Januari 2026 - 14:02

DPRD SULTENG

Gubernur Anwar Hafid Paparkan Hilirisasi Kelapa dan Pariwisata Danau Paisupok ke Bappenas

15 Januari 2026 - 11:31

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Anwar Hafid Dorong Kolaborasi Pemprov Sulteng–ITB untuk Pendidikan, Riset, dan Tata Ruang

15 Januari 2026 - 08:03

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Menteri Nusron Wahid: 2026 Tak Boleh Ada Lagi Berkas Pertanahan Menumpuk

15 Januari 2026 - 06:30

nusron Wahid

Gubernur Sulteng Jajaki Kerja Sama Strategis dengan ITB, Fokus Beasiswa dan SDM

15 Januari 2026 - 06:25

gubernur sulteng, ANwar Hafid
Trending di Daerah