Menu

Mode Gelap

Daerah · 4 Jul 2024

Pemkot Palu dan Perusahaan Tambang Capai Kesepakatan: Lingkungan Jadi Prioritas


					Walikota Palu, Hadianto Rasyid saat berjabat tangan dengan para pemilik tambang di ruang rapat Bantaya Kota Palu. //FOTO:GINDA Perbesar

Walikota Palu, Hadianto Rasyid saat berjabat tangan dengan para pemilik tambang di ruang rapat Bantaya Kota Palu. //FOTO:GINDA

PALU,netiz.idWali Kota Palu, Rasyid menegaskan bahwa pemilik harus mematuhi yang berlaku dalam perjanjian kerja sama dan peduli terhadap lingkungan Kota Palu yang terdampak aktivitas pertambangan. Sebanyak 15 resmi menandatangani berita acara pengukuran di ruang rapat Bantaya.

Hadianto mengungkapkan bahwa perjanjian kerja sama tersebut diyakini sebagai tindakan tegas bagi pemerintah yang harus disepakati dan dilaksanakan oleh pemilik tambang.

“Dalam tersebut, harus dilaksanakan. Jika tidak dilaksanakan, maka pemerintah akan mengambil langkah-langkah tegas. Sebagai contoh, kami tidak akan mengeluarkan berita acara sehingga -kapal tidak dapat bergerak. Itu menjadi tanggung jawab mereka,” tuturnya pada Kamis, (04/07/24)

Selain itu, orang nomor satu di Kota Palu itu menjelaskan bahwa rigid beton yang akan dijadikan sebagai crossing harus dipijit beton. Kemudian, sebelum melintas, ban kendaraan diwajibkan bersih.

“Siapa yang tidak melakukan itu, maka pemerintah kota akan sangat tegas dalam menanggapi hal ini. Yang akan rugi nantinya adalah pihak tambang sendiri. Jadi saya yakin mereka serius dalam urusan ini, apalagi untuk kebaikan masyarakat,” tutupnya.

Di sisi lain, salah satu pemilik tambang di kawasan , Direktur Hasa Logam Utama, , menanggapi bahwa penandatanganan kesepakatan yang telah ditetapkan oleh Pemkot adalah aturan yang harus dijalankan dan dianggap benar.

“Pada prinsipnya, kita semua setuju. Tentunya ini adalah satu terobosan yang baik menurut saya. Hanya saja, kemarin pertemuan tersebut tidak cukup ruang untuk bicara. Ada beberapa hal yang sebenarnya ingin saya pertanyakan,” ungkapnya.

Hasyim mengaku ingin bertemu kembali untuk menyuarakan argumen terkait jalan rigid dengan pihak Balai Jalan agar mendapatkan hasil yang memuaskan bagi semua pihak. (Dg)

Artikel ini telah dibaca 204 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Komisi I DPRD Sulteng–KPID Duduk Bersama, Fokus Pengawasan Penyiaran

12 Januari 2026 - 14:05

DPRD SULTENG

DPRD Sulteng Dukung Penguatan Sinergi TNI AL melalui Kunjungan Kerja Komandan Komando

12 Januari 2026 - 13:46

DPRD SULTENG

Jembatan Lero Tergerus Banjir, Warga Harap Tindakan Cepat Pemerintah

12 Januari 2026 - 08:57

Jembatan Lero Donggala

Bukit Salena Dilirik Jadi Pusat Paralayang, Anwar Hafid Dorong Peran Anak Muda dan Pariwisata

12 Januari 2026 - 07:09

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Empat Desa di Tanantovea Terdampak Banjir, Warga Mengungsi Mandiri

12 Januari 2026 - 07:04

Banjir Tanantovea

Gubernur Anwar Hafid Tinjau Paralayang Bukit Salena, Siap Jadi Ikon Olahraga Dirgantara Sulteng

12 Januari 2026 - 06:24

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid
Trending di Daerah