Menu

Mode Gelap

Daerah · 21 Okt 2024

Pemda Donggala Siap Implementasi BTS, Studi Tiru Pengelolaan di Surabaya


					Rombongan Pemda Donggala saat study tiru di DIshub Provinsi Jawa Timur. FOTO: netiz.id (Akib). Perbesar

Rombongan Pemda Donggala saat study tiru di DIshub Provinsi Jawa Timur. FOTO: netiz.id (Akib).

,netiz.id – Dalam upaya meningkatkan kualitas transportasi umum, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Donggala, yang dipimpin oleh Pj Bupati , melakukan kunjungan studi tiru ke Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur di Surabaya pada Jumat (18/10/24). Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari sistem transportasi umum berbasis Buy The Service () yang sudah lebih dulu diterapkan di Jawa Timur.

Studi tiru ini menjadi langkah strategis bagi , menyusul mulai beroperasinya yang kini menggantikan pelabuhan penumpang sebelumnya di Palu. ini digadang-gadang sebagai salah satu yang terindah di Indonesia, sehingga membutuhkan dukungan infrastruktur transportasi yang memadai untuk mengoptimalkan aktivitas masyarakat dan potensi ekonomi setempat.

“Kami ingin mempelajari tata kelola dan manajemen operasional dari pelaksanaan BTS di Jawa Timur. Meskipun jumlah koridor yang akan kami terapkan di Donggala lebih sedikit, sekitar 4-5 unit, kami berharap bisa mengambil pengalaman yang bermanfaat untuk pengembangan layanan transportasi di Donggala,” ujar Pj Bupati Moh Rifani saat berbincang dengan media.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan Pemda Donggala disambut oleh Sekretaris Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur beserta jajaran, termasuk Ketua DPRD Kabupaten Donggala, Kajari Donggala, dan perwakilan dari Kapolres. Rombongan juga didampingi sejumlah pimpinan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait, seperti Kepala Dinas Perhubungan, Kepala BPKD, dan Kepala .

Studi tiru ini didorong oleh arahan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia yang merekomendasikan Donggala untuk mengadopsi sistem layanan kendaraan umum yang sukses diterapkan di Jawa Timur. Diharapkan, pengalaman dan wawasan yang didapatkan dari kunjungan ini dapat mendukung pelaksanaan BTS di Donggala, yang akan menghubungkan 16 kecamatan dan 158 di wilayah tersebut.

Rencana implementasi BTS ini juga dinilai sangat strategis karena Donggala memiliki kedekatan geografis dengan (IKN) di Kalimantan, dengan jarak laut sekitar 121 kilometer. Keberadaan pelabuhan baru diharapkan mampu memperkuat posisi Donggala sebagai penghubung wilayah, terutama dengan adanya layanan kapal yang menghubungkan Donggala ke Balikpapan dan Surabaya.

“Studi tiru ini kami harapkan bisa memberikan masukan yang berharga untuk mengembangkan layanan transportasi di Donggala, sehingga dapat memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat,” tambah Rifani.

Pada akhir kunjungan, Moh Rifani menyampaikan apresiasinya kepada Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur yang telah menerima rombongan dengan baik. Ia juga berharap ada kelanjutan koordinasi di masa mendatang untuk memastikan pelaksanaan sistem BTS berjalan sesuai harapan di Kabupaten Donggala. (KB)

Artikel ini telah dibaca 121 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

“Tidak Ada Jabatan Basah dan Kering”, Anwar Hafid Tantang Pejabat Pemprov Sulteng Berinovasi

15 Januari 2026 - 20:18

Gubernur Sulteng, ANwar Hafid

Sekretaris DPRD Sulteng Dorong Kinerja Aparatur pada Pelantikan Pejabat Eselon III dan IV

15 Januari 2026 - 19:59

Sekwan DPRD SULTENG

Anwar Hafid Lantik 389 Pejabat Pemprov Sulteng, Tekankan Data, Digitalisasi, dan Prestasi

15 Januari 2026 - 17:01

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Komisi IV DPRD Sulteng Pastikan Program 2026 Selaras Kebutuhan Masyarakat

15 Januari 2026 - 14:02

DPRD SULTENG

Gubernur Anwar Hafid Paparkan Hilirisasi Kelapa dan Pariwisata Danau Paisupok ke Bappenas

15 Januari 2026 - 11:31

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Anwar Hafid Dorong Kolaborasi Pemprov Sulteng–ITB untuk Pendidikan, Riset, dan Tata Ruang

15 Januari 2026 - 08:03

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid
Trending di Daerah