Menu

Mode Gelap

Daerah · 4 Nov 2025

Nelayan Hilang di Laut Batusuya, Tim SAR Palu Diterjunkan Lakukan Pencarian


					Tiga personel Tim SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu berdoa bersama sebelum berangkat melakukan operasi pencarian nelayan yang dilaporkan hilang di perairan Desa Batusuya, Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala, Selasa (04/11/25). FOTO: istimewa Perbesar

Tiga personel Tim SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu berdoa bersama sebelum berangkat melakukan operasi pencarian nelayan yang dilaporkan hilang di perairan Desa Batusuya, Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala, Selasa (04/11/25). FOTO: istimewa

DONGGALA,netiz.id — Seorang nelayan bernama Aldo (33) dilaporkan hilang setelah terjatuh dari kapal saat memancing di perairan Desa Batusuya, Kecamatan Sindue, , Selasa (04/11/25). Cuaca buruk yang melanda perairan setempat diduga menjadi penyebab musibah tersebut.

Laporan pertama diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu dari Batusuya pada pukul 13.12 WITA. Sejumlah nelayan dan yang berada di sekitar lokasi kejadian sempat berusaha mencari korban, namun hingga sore hari belum membuahkan hasil.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Basarnas Palu segera dikerahkan menuju lokasi kejadian menggunakan KN RB 409 dan Rescue Car. Tim gabungan juga membawa berbagai peralatan, seperti perahu karet, alat komunikasi, perlengkapan medis, serta perlengkapan evakuasi untuk mendukung operasi pencarian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, mengatakan timnya setelah menerima laporan dan kini tengah melakukan penyisiran di sekitar titik koordinat lokasi kejadian.

gabungan saat ini fokus menyisir area tempat korban terakhir terlihat, dengan tetap memperhatikan kondisi cuaca dan arus laut. Kami juga berkoordinasi dengan aparat desa dan para nelayan untuk memperluas area pencarian,” ujar Rizal.

Berdasarkan BMKG, cuaca di sekitar lokasi dilaporkan ringan dengan kecepatan angin antara 2–11 knot dan tinggi gelombang 0,5–,25 meter, dengan arah angin dari tenggara. Kondisi ini membuat proses pencarian harus dilakukan dengan sangat hati-hati.

Diketahui, titik lokasi kejadian berada sekitar 57 kilometer arah barat laut dari Kantor Basarnas Palu, dengan waktu tempuh sekitar dua setengah jam perjalanan laut. Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam pencarian, sementara Basarnas Palu berjanji akan terus memberikan terbaru terkait perkembangan operasi SAR di wilayah tersebut. (KB/*)

Artikel ini telah dibaca 103 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Lebih 100 KK Terdampak, Pemprov Sulteng Lakukan Penanganan Darurat Banjir–Longsor di Donggala

12 Januari 2026 - 21:18

Banjir Donggala

PKS Turun Gunung, Rumah Warga Desa Wani Kembali Kinclong

12 Januari 2026 - 21:00

Relawan PKS Banjir DOnggala

Bupati Donggala Tinjau Lokasi Banjir, Enam Kecamatan Berstatus Tanggap Darurat

12 Januari 2026 - 20:28

Banjir Donggala

Banjir dan Longsor Terjang Wani, Pemprov Sulteng Turunkan Alat Berat dan Dirikan Posko Darurat

12 Januari 2026 - 20:11

Banjir Donggala

Komisi I DPRD Sulteng–KPID Duduk Bersama, Fokus Pengawasan Penyiaran

12 Januari 2026 - 14:05

DPRD SULTENG

DPRD Sulteng Dukung Penguatan Sinergi TNI AL melalui Kunjungan Kerja Komandan Komando

12 Januari 2026 - 13:46

DPRD SULTENG
Trending di Daerah