DONGGALA,netiz.id — Pemerintah Daerah Kabupaten Donggala menggelar rapat koordinasi terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Kamis sore (23/01/25) di ruang kerja Bupati Donggala. Rapat ini dihadiri oleh Forkopimda dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Donggala, Rustam Effendi, ditunjuk sebagai Ketua Tim Pangan yang akan mengawal suksesnya program ini.
Rustam Effendi dalam kesempatan itu menyampaikan pentingnya pemenuhan kebutuhan pangan untuk mendukung program nasional MBG. Menurutnya, kebutuhan pangan seperti beras, sayur, cabai, dan buah harus tersedia untuk memastikan keberhasilan program ini di Kabupaten Donggala.
“Kami dipercayakan untuk menjadi ketua tim pangan dalam program MBG. Tentunya, Kabupaten Donggala harus memenuhi kebutuhan pangan untuk mendukung program ini, terutama beras, sayur, dan buah,” ujar Rustam Effendi usai rapat koordinasi.
Program MBG di Kabupaten Donggala rencananya akan dimulai pada 17 Februari mendatang, dengan target melayani sekitar 59 ribu siswa dari tingkat PAUD/TK, SD, dan SMP. Selain itu, ibu hamil juga menjadi bagian dari penerima manfaat program ini.
Rustam menegaskan bahwa meskipun dana untuk pelaksanaan program MBG sudah siap, Pemda harus memastikan ketersediaan bahan pangan, terutama beras, dapat mencukupi kebutuhan selama program berlangsung. “Ketersediaan bahan pangan, khususnya beras, menjadi perhatian utama, karena kebutuhan beras untuk program ini mencapai 7 ton per hari,” ungkap Rustam.
Dalam rapat koordinasi tersebut, Kepala Dinas Ketahanan Pangan melaporkan bahwa ketersediaan bahan pangan di Kabupaten Donggala hanya dapat memenuhi kebutuhan untuk enam bulan ke depan, terutama beras. Hal ini menjadi perhatian bagi Pemda untuk memastikan bahwa stok pangan dapat mencukupi untuk jangka panjang.
Rustam Effendi menambahkan, meski ada tantangan, ia optimistis Pemda dapat mendukung keberlanjutan program MBG dengan meningkatkan produksi pangan lokal.
“Kami terus berupaya meningkatkan produksi lokal guna memastikan ketersediaan bahan baku dan kelancaran program MBG,” tegasnya
Program MBG di Kabupaten Donggala diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan generasi yang sehat dan bergizi melalui pemberian makanan bergizi secara gratis bagi siswa dan ibu hamil di daerah tersebut. (KB/*)




