PALU,netiz.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Tengah resmi membuka Karya Kreatif Sulawesi Tengah (KKST) 2025, Rabu (15/10/25), di Sriti Convention Hall Palu. Acara dibuka langsung oleh Gubernur Dr. H. Anwar Hafid, dengan prosesi pemukulan gimba sebagai tanda dimulainya kegiatan yang akan berlangsung hingga 19 Oktober 2025.
Mengusung tema “Mendorong Komoditas Unggulan: UMKM Tangguh, Berdaya Saing, dan Mendunia,” KKST 2025 menghadirkan semangat baru bagi pelaku usaha lokal untuk berinovasi dan memperluas pasar hingga level internasional.
Gubernur Anwar Hafid dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia atas komitmen yang konsisten dalam membina dan memfasilitasi pengembangan UMKM di Sulawesi Tengah.
“KKST bukan hanya pameran produk, tetapi wadah sinergi antara pemerintah, lembaga keuangan, dan pelaku usaha. Inilah jalan menuju ketangguhan ekonomi Sulawesi Tengah ekonomi rakyat yang kreatif dan berdaya saing global,” ucapnya.
Sementara itu, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti, menekankan pentingnya inovasi dan jejaring antar pelaku usaha agar UMKM dapat memperkuat daya saing di tengah persaingan global.
“Kolaborasi adalah kunci. UMKM perlu membuka diri terhadap teknologi dan kemitraan agar bisa menembus pasar dunia,” ujarnya.
Kegiatan KKST 2025 menampilkan 31 UMKM unggulan dari 13 kabupaten dan kota, serta menghadirkan berbagai program pendukung seperti seminar digitalisasi UMKM, workshop AI, dan KKST Green Initiative melalui penyerahan 200 bibit pohon eboni sebagai langkah menuju ekonomi hijau berkelanjutan.
Bank Indonesia berharap kegiatan ini menjadi panggung bagi UMKM Sulawesi Tengah untuk menunjukkan kreativitas, meningkatkan kualitas produk, serta memperkuat identitas ekonomi daerah di tingkat nasional maupun global. (KB/*)




