PALU,netiz.id — Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, membuka secara resmi kegiatan Karya Kreatif Sulawesi Tengah (KKST) 2025 di Sriti Convention Hall Palu, Rabu (15/10/25). Ajang tahunan yang digelar Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Tengah itu menjadi simbol sinergi pemerintah dan dunia usaha dalam memperkuat ekonomi daerah berbasis UMKM.
Dengan mengusung tema “Mendorong Komoditas Unggulan: UMKM Tangguh, Berdaya Saing, dan Mendunia,” kegiatan tersebut menampilkan 31 UMKM unggulan dari seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah, mulai dari kuliner khas, kerajinan, kopi lokal, hingga batik Bomba.
Gubernur Anwar Hafid menegaskan, penguatan UMKM adalah kunci membangun ekonomi rakyat yang tangguh dan berkelanjutan. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, kata dia, menargetkan lahirnya 20 ribu wirausaha baru selama periode RPJMD 2025–2029 sebagai bagian dari upaya memperluas kesempatan kerja dan mengurangi kemiskinan.
“UMKM yang tumbuh kuat berarti ketahanan ekonomi kita semakin kokoh. Pemerintah akan terus mendorong agar UMKM Sulawesi Tengah naik kelas dan menjadi tulang punggung ekonomi rakyat,” ujarnya.
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti, dalam kesempatan yang sama menekankan pentingnya inovasi, ketahanan mental, dan pengelolaan keuangan yang sehat bagi keberlanjutan usaha kecil.
“UMKM harus pantang menyerah. Jangan takut gagal, karena kegagalan adalah bagian dari proses menuju sukses,” katanya.
Selain pameran produk unggulan, KKST 2025 juga diisi dengan fashion show, seminar ekspor dan digitalisasi UMKM, workshop kecerdasan buatan (AI), serta business matching antara pelaku usaha dan lembaga pembiayaan.
Acara pembukaan berlangsung meriah dengan pemukulan gimba sebagai tanda dimulainya KKST 2025 yang dijadwalkan berlangsung hingga 19 Oktober 2025. (KB/*)




