Menu

Mode Gelap

Daerah · 13 Jul 2024

Ketua DPRD Kota Palu Tekankan Pentingnya Kesepakatan dalam Penanganan Bencana


					Ketua DPRD Kota Palu Tekankan Pentingnya Kesepakatan dalam Penanganan Bencana Perbesar

PALU,netiz.idKetua DPRD Kota Palu, Armin, menegaskan pentingnya adanya kesepakatan bersama dalam penggunaan dana bencana untuk penanganan musibah melanda dan sekitarnya. Hal ini disampaikan Armin saat dikonfirmasi oleh media ini di ruang kerjanya, Sabtu (13/07/24).

Menurut Armin, penggunaan dana bencana harus sesuai dengan kesepakatan yang telah bersama berbagai pihak terkait, termasuk stakeholder.

“Kesepakatan ini sangat penting agar penyaluran bantuan dapat tepat sasaran dan transparan, dana bantuan tidak terduga (BTT) sebesar Rp3 miliar,” ujar Armin.

Lebih lanjut, Armin menjelaskan bahwa status tanggap bencana yang telah ditetapkan secara resmi oleh Wali Kota melalui Surat Keputusan (SK) menjadi dasar hukum bagi pemerintah daerah untuk melakukan penarikan anggaran .

“Dengan adanya SK tersebut, kita dapat melakukan untuk membahas mekanisme penarikan anggaran yang paling efektif,” imbuhnya.

Dalam rapat koordinasi yang telah dilakukan, disepakati bahwa anggaran penanganan bencana akan ditentukan dalam jangka waktu 14 hari. Namun, jika diperlukan penambahan waktu, maka akan dilakukan penyesuaian berdasarkan data terkini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan hingga Juli cuaca ekstrem akan melanda kota Palu.

“Saat ini, dana operasional yang ada di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) difokuskan untuk kajian sosial dan penanganan awal bencana,” kata Armin.

“Bantuan sangat mendesak dibutuhkan oleh yang terdampak, seperti di wilayah Uventumbu yang jembatannya putus sehingga akses menjadi sulit. Mereka membutuhkan bantuan pangan dan kebutuhan pokok lainnya.” tambahnya

Politisi Kota Palu itu menambahkan bahwa untuk memastikan bantuan dapat disalurkan secara merata dan tepat sasaran, berbagai OPD terkait telah merinci kebutuhan anggaran masing-masing.

“Tiga badan utama yang paling terlibat dalam penanganan bencana ini adalah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), , dan Dinas Pekerjaan Umum (PU). Selain itu, (Satpol PP), kepolisian, dan juga akan dilibatkan untuk membantu proses evakuasi, distribusi bantuan, dan pemulihan pascabencana,” Jelasnya

“Dengan melibatkan semua stakeholder, kita berharap dapat memberikan penanganan bencana yang komprehensif dan memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak,” pungkas Armin. (KB)

Artikel ini telah dibaca 58 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Anwar Hafid Lantik 389 Pejabat Pemprov Sulteng, Tekankan Data, Digitalisasi, dan Prestasi

15 Januari 2026 - 17:01

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Komisi IV DPRD Sulteng Pastikan Program 2026 Selaras Kebutuhan Masyarakat

15 Januari 2026 - 14:02

DPRD SULTENG

Gubernur Anwar Hafid Paparkan Hilirisasi Kelapa dan Pariwisata Danau Paisupok ke Bappenas

15 Januari 2026 - 11:31

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Anwar Hafid Dorong Kolaborasi Pemprov Sulteng–ITB untuk Pendidikan, Riset, dan Tata Ruang

15 Januari 2026 - 08:03

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Menteri Nusron Wahid: 2026 Tak Boleh Ada Lagi Berkas Pertanahan Menumpuk

15 Januari 2026 - 06:30

nusron Wahid

Gubernur Sulteng Jajaki Kerja Sama Strategis dengan ITB, Fokus Beasiswa dan SDM

15 Januari 2026 - 06:25

gubernur sulteng, ANwar Hafid
Trending di Daerah