PALU,netiz.id — Kecamatan Pinembani menjadi wilayah dengan kontribusi terbesar dalam program cetak sawah baru yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Donggala melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan. Dari total 800 hektare lahan yang ditetapkan, sekitar 573 hektare di antaranya berada di Kecamatan Pinembani.
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Donggala, Bambang, menjelaskan, luas tersebut merupakan hasil akhir setelah dilakukan serangkaian survei dan verifikasi, termasuk Survei Investigasi Desain (SID) yang menentukan kelayakan lokasi berdasarkan kondisi tanah, ketersediaan air, dan status lahan.
“Dari enam kecamatan yang ditetapkan, Kecamatan Pinembani memiliki luasan paling besar, yakni sekitar 573 hektare. Ini menunjukkan potensi lahan pertanian di wilayah tersebut cukup tinggi dan layak untuk dikembangkan,” ujarnya, usai mengikuti Uji Kompetensi (Job Fit) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama) di Kota Palu, Kamis (16/10/25).
Bambang menambahkan, program cetak sawah baru ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Donggala, khususnya pada komoditas padi. Ia berharap seluruh elemen di tingkat desa dan kecamatan dapat mendukung penuh pelaksanaannya.
“Harapan kami, teman-teman di desa dan kecamatan bisa mendukung penuh pelaksanaan program ini. Tujuannya bukan hanya menambah lahan pertanian, tetapi juga meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani Donggala,” tutupnya. (KB)




