DONGGALA,netiz.id – Warga Desa Wombo Kalonggo kecamatan Tanantovea yang terletak di Kabupaten Donggala, mengungkapkan rasa frustrasi mereka terkait kondisi jalan di daerah tersebut yang belum mendapatkan perbaikan selama hampir 40 tahun. Meski telah mengajukan permohonan perbaikan kepada pihak berwenang, hingga kini jalan yang menjadi akses utama bagi warga masih dalam kondisi memprihatinkan.
Seorang warga setempat, Ino mengatakan bahwa kondisi jalan yang buruk sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, termasuk transportasi siswa ke sekolah dan akses menuju fasilitas kesehatan. “Kami sudah mengadu berkali-kali, tetapi tidak ada tindakan nyata dari pemerintah, hanya janji kami terima,” ujarnya.
Warga lainnya, Siti, menambahkan bahwa jalan yang rusak parah sering kali mengakibatkan kecelakaan, terutama saat musim hujan jalan becek, panas jalanan berdebu. “Banyak pengendara yang terjatuh atau terjebak di jalan berlumpur. Kami khawatir jika ada yang membutuhkan pertolongan medis, akses ke rumah sakit akan terhambat,” jelasnya.
Dalam beberapa tahun terakhir, masyarakat Desa Wombo Kalonggo telah berupaya untuk menyuarakan keluhan mereka melalui berbagai cara, untuk mengajukan kepada pemerintah daerah agar jalan tersebut diperbaiki.
“Kami berharap agar pemerintah segera memperhatikan keluhan ini dan segera mengambil tindakan untuk memperbaiki jalan agar dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” imbuh Siti.
Masyarakat Desa Wombo Kalonggo terus berusaha bersuara agar masalah ini tidak terlupakan, dengan harapan ada solusi yang cepat dari pemerintah agar aksesibilitas di desa mereka dapat meningkat. Dalam upaya tersebut, mereka berharap dapat bertemu dengan perwakilan pemerintah untuk mendiskusikan solusi jangka pendek dan jangka panjang bagi perbaikan jalan yang telah lama dinantikan.




