Menu

Mode Gelap

Daerah · 21 Jul 2025

Gubernur Sulteng Resmikan Listrik di Desa Olu, Warga Menangis Haru: “Akhirnya Kami Merasa Tinggal di Indonesia”


					Reta Warga Lindu, SIGI Perbesar

Reta Warga Lindu, SIGI

SIGI,netiz.id — Suasana haru menyelimuti Desa Olu, Kecamatan Lindu, Kabupaten Sigi, saat Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, jaringan listrik yang telah lama dinantikan warga, Jumat (18/07/25). Peresmian ini menjadi momentum bersejarah bagi desa yang selama puluhan tahun hidup dalam kegelapan.

Gubernur Anwar Hafid yang didampingi Wakil Gubernur Reny A. Lamadjido, Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae, , serta jajaran PLN, meresmikan jaringan listrik yang kini menerangi Desa Olu, Dusun Paku (Desa Anca), dan Dusun Palili (Desa Tomado). Infrastruktur ini terdiri dari 23 kilometer Saluran Tegangan Menengah, 7, kilometer Jaringan Tegangan Rendah, dan tiga gardu distribusi berkapasitas total 450 kVA.

Bagi warga seperti Reta (32), seorang ibu rumah tangga, hadirnya listrik bukan sekadar fasilitas—melainkan pengakuan akan keberadaan mereka sebagai bagian dari bangsa.

“Sudah puluhan tahun kami hidup dalam bayang-bayang kegelapan. Baru sekarang listrik menyala terus, siang malam. Rasanya, kami baru benar-benar merasa tinggal di Indonesia,” ujarnya.

kakao setempat, Arman (54), turut menyambut positif perubahan tersebut.

“Dulu kami kerja hanya siang hari. Sekarang malam pun bisa kerja. Hidup kami jadi lebih ,” katanya.

Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa proyek listrik ini merupakan bagian dari komitmennya untuk pemerataan pembangunan, terutama di daerah tertinggal.

“Kalau listrik saja susah masuk, bagaimana kita mau bicara , kesehatan, ekonomi? Maka hari ini, kita bawa terang ke Olu. Terang ini bukan hanya untuk lampu, tapi untuk masa depan,” tegasnya.

Manajer PLN UP2K Sulteng, Rahmatan, menambahkan bahwa proyek ini menunjukkan komitmen negara sampai ke pelosok.

“Ini bukan proyek biasa. Ini simbol bahwa negara hadir hingga titik paling ujung,” ujarnya.

Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, menilai keberhasilan ini sebagai hasil nyata kolaborasi lintas pemerintahan.

“Kalau Gubernur yang kasih menyala, torang yang sambung ke rumah-rumah warga,” ujarnya.

Selain peresmian listrik, Gubernur juga menyampaikan komitmen pembangunan melalui sembilan program prioritas , termasuk proyek jalan Kalukubula–Gimpu (Berani Lancar), jaringan telekomunikasi (Berani Berdering), pembangunan SMK pariwisata, serta cetak 10 ribu hektare untuk menjadikan Lindu sebagai kawasan lumbung pangan masa depan.

Kini, warga Desa Olu tak hanya bisa menyalakan lampu, tapi juga menyalakan kembali mimpi dan harapan mereka.

“Selama ini kami gelap, bukan cuma karena listrik, tapi karena kami merasa dilupakan. Tapi sekarang, kami merasa ada dan diakui sebagai warga masyarakat Sulawesi Tengah,” tutup Reta penuh haru. (KB/*)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Lebih 100 KK Terdampak, Pemprov Sulteng Lakukan Penanganan Darurat Banjir–Longsor di Donggala

12 Januari 2026 - 21:18

Banjir Donggala

PKS Turun Gunung, Rumah Warga Desa Wani Kembali Kinclong

12 Januari 2026 - 21:00

Relawan PKS Banjir DOnggala

Bupati Donggala Tinjau Lokasi Banjir, Enam Kecamatan Berstatus Tanggap Darurat

12 Januari 2026 - 20:28

Banjir Donggala

Banjir dan Longsor Terjang Wani, Pemprov Sulteng Turunkan Alat Berat dan Dirikan Posko Darurat

12 Januari 2026 - 20:11

Banjir Donggala

Komisi I DPRD Sulteng–KPID Duduk Bersama, Fokus Pengawasan Penyiaran

12 Januari 2026 - 14:05

DPRD SULTENG

DPRD Sulteng Dukung Penguatan Sinergi TNI AL melalui Kunjungan Kerja Komandan Komando

12 Januari 2026 - 13:46

DPRD SULTENG
Trending di Daerah