Menu

Mode Gelap

Daerah · 29 Mei 2025

Gubernur Sulteng: Guru Adalah Striker, Bukan Pemain Cadangan


					Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. Anwar Hafid, memberikan sambutan dalam acara Gala Dinner MKKS SMA, SMK, dan SLB se-Kabupaten Buol di Hotel Surya Wisata, Kecamatan Biau, Rabu malam (28/05/25). FOTO: istimewa Perbesar

Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. Anwar Hafid, memberikan sambutan dalam acara Gala Dinner MKKS SMA, SMK, dan SLB se-Kabupaten Buol di Hotel Surya Wisata, Kecamatan Biau, Rabu malam (28/05/25). FOTO: istimewa

,netiz.id — Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. , bersama Wakil Gubernur, dr. Reny A. Lamadjido, menghadiri Gala Dinner yang Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA, , dan SLB se-Kabupaten Buol, Rabu malam (28/05/25). Acara yang berlangsung di Hotel Surya , Kelurahan Kali, Kecamatan Biau, ini menjadi momentum silaturahmi sekaligus diskusi terbuka antara pemerintah dan para kepala sekolah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Bupati Buol Risharyudi Triwibowo, Wakil Bupati Moh. Nasir DJ Daimaroto, Ketua DPRD Buol Ryan Nathaniel Kwendi, jajaran Kepala OPD Sulteng dan Pemda Buol, serta Ketua Komite Sekolah se-Kabupaten Buol, Karmin O.Y. Kaimo.

Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menyampaikan pentingnya peran para kepala sekolah dan guru dalam menyukseskan unggulan , yaitu Berani Cerdas. Ia mengibaratkan guru sebagai “striker” dalam tim sepak bola yang memegang peran penting dalam mencetak gol keberhasilan pendidikan.

“Kalau pemain inti loyo, maka cadangannya juga ikut loyo. Para guru itu striker-nya. Maka keberhasilan Berani Cerdas sangat ditentukan oleh kepala sekolah SMA, SMK, dan SLB, khususnya di Buol,” tegas Gubernur.

Gubernur juga menegaskan komitmennya untuk mendengar langsung aspirasi dan persoalan yang dihadapi para kepala sekolah di lapangan, guna memastikan pelaksanaan program berjalan maksimal.

“Saya ingin tahu langsung apa kendala yang dihadapi kepala sekolah dalam melaksanakan program ini,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, sejumlah kepala sekolah menyampaikan berbagai kendala yang mereka hadapi. Di antaranya adalah kekurangan tenaga pengajar, keterbatasan fasilitas sekolah, hingga keterlambatan pembayaran guru yang sering melewati tanggal 10 setiap bulan.

Dari pertemuan itu, sejumlah rekomendasi strategis berhasil dirumuskan. Rekomendasi tersebut akan menjadi catatan penting bagi Pemerintah Provinsi dalam memperkuat pelaksanaan program Berani Cerdas, dengan harapan mampu meningkatkan kualitas pendidikan dan menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. (*)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

SMA Kristen Bala Keselamatan Palu Serius Benahi Perpustakaan Jelang Akreditasi

14 Januari 2026 - 06:49

Dispusaka Sulteng

Dispusaka Sulteng Awali 2026 dengan Penegasan Disiplin dan Layanan Publik

14 Januari 2026 - 06:31

Dispusaka Sulteng

Resmob Tadulako Amankan Pelaku Pencurian Brankas di Toko Bintang Palu

13 Januari 2026 - 19:04

Polresta Palu

Anwar Hafid Ungkap Bahaya Tambang Ilegal, Dorong Pengetatan Pengawasan KLH

13 Januari 2026 - 18:39

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Gubernur Anwar Hafid dan Menteri KLH Sepakat Perketat Pengawasan Pertambangan di Sulteng

13 Januari 2026 - 15:09

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Amankan Aset Negara, Kantor Pertanahan Donggala Serahkan Sertipikat BMN

13 Januari 2026 - 10:02

Kantah Donggala
Trending di Daerah