Menu

Mode Gelap

Daerah · 28 Okt 2025

Gubernur Anwar Hafid Tekankan Tanggung Jawab Industri dalam Pembangunan Morut


					Gubernur Anwar Hafid menyampaikan arah kebijakan pembangunan infrastruktur pada pertemuan bersama pelaku industri tambang di Morowali Utara, Senin (27/10/25). FOTO: istimewa Perbesar

Gubernur Anwar Hafid menyampaikan arah kebijakan pembangunan infrastruktur pada pertemuan bersama pelaku industri tambang di Morowali Utara, Senin (27/10/25). FOTO: istimewa

PALU,netiz.id — Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menegaskan peran penting sektor industri, khususnya tambang, dalam mendukung percepatan di Utara. Hal itu diungkapkannya saat menggelar pertemuan dengan 16 perusahaan tambang yang beroperasi di daerah tersebut, Senin (27/10/25).

Pertemuan yang turut dihadiri Bupati Morowali Utara, Delis Julkarson Hehi, tersebut membahas percepatan penanganan ruas jalan Towi–Kolonodale. Jalan tersebut merupakan akses utama yang menghubungkan kawasan industri dengan wilayah permukiman dan sentra ekonomi .

Menurut Gubernur Anwar, pembangunan daerah penghasil tambang harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia menilai keberadaan industri tidak boleh hanya berorientasi pada eksploitasi sumber daya alam, tetapi juga menghadirkan kontribusi sosial yang relevan.

“Baru saja kita selesai melakukan pertemuan dengan para pengusaha di . Saya bersama Pak Bupati menginisiasi pertemuan mengenai penanganan jalan dari Kolonodale ke Towi,” ujar Anwar Hafid.

Ia menyebut jalur tersebut harus segera ditangani karena kondisi jalan yang rusak dapat menghambat aktivitas masyarakat dan distribusi hasil produksi. Gubernur juga mengapresiasi kesepahaman yang muncul dari pihak perusahaan.

Dalam , seluruh perusahaan tambang menyatakan komitmen untuk bergotong royong bersama pemerintah dalam melakukan pembangunan dan perbaikan jalan Towi–Kolonodale melalui tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Kesepakatan itu menjadi dorongan penting bagi terwujudnya pemerataan pembangunan di Morowali Utara.

“Alhamdulillah gayung bersambut. Kami bersepakat untuk bersama-sama menangani jalan itu. Pada 2026 nanti insyaallah masyarakat tidak lagi kesulitan,” tegasnya.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berharap kerja kolaboratif ini menjadi contoh bahwa investasi dapat sejalan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ke depan, Gubernur Anwar meminta seluruh perusahaan untuk terus aktif mengambil bagian dalam pembangunan daerah, sesuai porsi dan tanggung jawabnya sebagai usaha di wilayah penghasil tambang tersebut. (KB/*)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Inflasi Sulteng Terkendali di Angka 3,31 Persen, TPID Perkuat Stok Pangan Hadapi Idul Fitri 2026

14 Januari 2026 - 19:32

Wagub Sulteng, Reny Lamadjido

Wagub Sulteng Pimpin Rapat TPID, Siapkan Strategi Kendalikan Inflasi Jelang Ramadan

14 Januari 2026 - 19:15

Wagub Sulteng, Reny Lamadjido

Wakil Ketua Fraksi PKS, Takwin Tinjau dan Bantu Korban Banjir di Desa Wani

14 Januari 2026 - 18:51

Takwin

Relawan PKS Bersihkan Rumah Lansia Korban Banjir di Desa Wani

14 Januari 2026 - 17:52

PKS SULTENG

Komisi I DPRD Sulteng Dorong Penganggaran Honorarium KPID dan KI yang Proporsional

14 Januari 2026 - 12:49

DPRD SULTENG

Korban Banjir Aceh Terima Kiriman 1.000 Paket Abon dari Masyarakat Sulteng

14 Januari 2026 - 12:00

Yakesma Sulteng
Trending di Daerah