MOROWALI,netiz.id — PT Baoshuo Taman Industry Investment Group (BTIIG), yang dikenal dengan nama Indonesia Huabao Industrial Park (Huabao Indonesia), berkolaborasi dengan PJK3 dan Pengawasan Ketenagakerjaan Provinsi Sulawesi Tengah, menggelar sertifikasi Surat Izin Operator (SIO) untuk 181 operator lingkup perusahaan. Kegiatan ini dilakukan secara bertahap mulai April hingga Mei 2024, dibagi dalam empat batch.
External Relations Manager Indonesia Huabao Industrial Park, Cipto Rustianto, mengungkapkan, Pelatihan dan sertifikasi SIO alat berat ini bermanfaat untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan sumber daya manusia operator alat berat.
“Ini bertujuan untuk menciptakan tenaga terampil operator alat berat yang memiliki kemampuan dan keterampilan terpadu dalam mengoperasikan alat berat, sehingga diharapkan dapat mencegah kecelakaan di tempat kerja.” Ucapnya
Selama kegiatan berlangsung, para operator menerima berbagai materi, termasuk kebijakan K3, peraturan perundang-undangan K3 alat berat, dasar-dasar K3, pengetahuan dasar alat berat, pengetahuan tenaga penggerak dan hidraulik, perangkat keselamatan kerja (safety devices), sebab-sebab kecelakaan, faktor-faktor yang mempengaruhi beban kerja aman, pengoperasian aman, perawatan dan pemeriksaan harian, job safety analysis, dan stabilitas alat. Materi tersebut disampaikan oleh ahli angkat angkut dari PJK3 dan Pengawasan Ketenagakerjaan Provinsi Sulawesi Tengah.
Lisensi yang diberikan merupakan lisensi yang dikeluarkan langsung oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) dan terdaftar di website Kemenaker. Materi pokok dalam pelatihan dan sertifikasi ini meliputi kebijakan dan peraturan K3 alat berat, pengetahuan alat berat, sebab-sebab kecelakaan, dan pengoperasian alat berat dengan aman.
Operator yang mendapatkan sertifikasi ini terbagi dalam beberapa batch sebagai berikut:
Batch 1 Angkut April (24 – 27 April 2024)
– Operator DT: 18 Peserta
– Operator Bulldozer: 1 Peserta
– Operator Compactor: 1 Peserta
– Operator Forklift: 4 Peserta
– Operator Mixer: 4 Peserta
– Operator Trailer: 2 Peserta
Batch 2 Angkat April (28 April – 02 Mei 2024)
– Operator Crane Kapal: 11 Peserta
– Operator Boom Truck: 1 Peserta
– Operator Crane Crawler: 7 Peserta
– Operator Mobile Crane: 2 Peserta
– Operator Hoist Crane: 9 Peserta
Batch 1 Angkut Mei (03 – 06 Mei 2024)
– Operator Trailer: 3 Peserta
– Operator Bulldozer: 2 Peserta
– Operator DT: 13 Peserta
– Operator Excavator: 10 Peserta
– Operator Forklift: 2 Peserta
Batch 2 Angkut Mei (07 – 10 Mei 2024)
– Operator Excavator: 13 Peserta
– Operator DT: 10 Peserta
– Operator Loader: 7 Peserta
Batch 3 Angkut Mei (11 – 14 Mei 2024)
– Operator Bulldozer: 1 Peserta
– Operator DT: 2 Peserta
– Operator Excavator: 14 Peserta
– Operator Forklift: 4 Peserta
– Operator Loader: 9 Peserta
Batch 4 Angkat Mei (15 – 19 Mei 2024)
– Operator Hoist Crane: 4 Peserta
– Operator Crane Crawler: 8 Peserta
– Operator Mobile Crane: 7 Peserta
– Operator Boom Truck: 2 Peserta
– Juru Ikat (Rigger): 10 Peserta
Selain itu, pelatihan dan sertifikasi juga diberikan kepada rigger atau juru ikat untuk crane, yang digabungkan dengan sertifikasi SIO crane di batch 4. Sebelumnya, pada tahun 2023, Huabao telah mensertifikasi 119 operator lingkup perusahaan.
Tentang Huabao
Huabao adalah perusahaan yang bergerak di bidang Pengelolaan Kawasan Industri Berbasis Smelter Nikel yang berlokasi di Desa Topogaro, Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah. Indonesia Huabao Industrial Park merupakan bagian dari Zhenshi Holding Group, salah satu dari 500 perusahaan terbesar di Tiongkok, 500 perusahaan manufaktur terbesar di Tiongkok, 500 perusahaan swasta terbesar di Tiongkok, dan 100 perusahaan swasta jasa terbesar di Tiongkok. Berlokasi di Dataran Hangjiahu di Delta Sungai Yangtze, Zhenshi adalah salah satu perusahaan percontohan reformasi saham gabungan pertama di Provinsi Zhejiang. Indonesia Huabao Industrial Park, sebagai bagian dari Zhenshi Group, berkomitmen untuk menjadi yang terbaik di wilayah Asia dan terbaik di Indonesia.




