Menu

Mode Gelap

Daerah · 26 Feb 2025

DPRD Sulteng Soroti Permasalahan Pembuangan Sampah di Lambolo Morut


					Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Alfiani Eliata Sallata. FOTO: istimewa Perbesar

Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Alfiani Eliata Sallata. FOTO: istimewa

,netiz.id – Permasalahan pembuangan di Lambolo, , , Kabupaten Morowali Utara, kembali menjadi sorotan. Anggota DPRD Provinsi , Alfiani Eliata Sallata, menilai lokasi pembuangan sampah yang telah digunakan sejak 2014 itu tidak memenuhi standar lingkungan dan kesehatan.

“Lokasi pembuangan sampah yang berada di wilayah pesisir dan di jalur poros sangat mengganggu , baik dari segi kesehatan maupun kenyamanan pengguna jalan,” ujar Alfiani Eliata Sallata pada Selasa (25/02/25).

Politisi PDIP Sulteng itu menegaskan bahwa pembuangan sampah di pesisir berpotensi merusak ekosistem dan mencemari lingkungan. Oleh karena itu, ia meminta Pemerintah Daerah melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat segera mencari solusi konkret, salah satunya dengan memindahkan lokasi pembuangan sampah ke tempat yang lebih layak.

Sebagai upaya penanganan, DLH Kabupaten Morowali Utara sebelumnya menyatakan bahwa tempat pembuangan sampah di Lambolo hanya bersifat sementara sambil menunggu lokasi permanen yang sesuai dengan standar lingkungan dan kesehatan. Saat ini, pemerintah tengah mengupayakan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Desa Koromatantu, Kecamatan Petasia, yang akan dikerjakan oleh Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Kementerian .

Selain itu, Pemda telah mengajukan surat kepada PT Bumanik, selaku pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Desa Molino, agar mengizinkan penggunaan lahannya sebagai lokasi pembuangan sampah.

Alfiani Eliata Sallata berharap pihak terkait, baik pemerintah daerah maupun perusahaan swasta, dapat berkolaborasi untuk menyelesaikan permasalahan ini dengan cepat.

“Jika penanganan masalah sampah ini atau dibiarkan, masyarakat akan dirugikan, dan lingkungan, terutama pesisir serta laut, akan terdampak,” katanya.

Lebih lanjut, ia mendorong agar Pemda tidak hanya memindahkan lokasi pembuangan sampah, tetapi juga memastikan pengelolaannya dilakukan dengan sistem yang lebih ramah lingkungan.

ke depan harus mempertimbangkan aspek keberlanjutan lingkungan dengan menerapkan sistem yang lebih ramah lingkungan,” tutupnya.

sampah yang ideal mencakup pengurangan, pengumpulan, pengangkutan, pengolahan, dan daur ulang. Oleh karena itu, permasalahan ini harus segera mendapatkan solusi agar kebersihan dan kesehatan lingkungan tetap terjaga, meskipun berada di tengah aktivitas industri pertambangan. (KB/*)

Artikel ini telah dibaca 105 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Wagub Sulteng Pimpin Rapat TPID, Siapkan Strategi Kendalikan Inflasi Jelang Ramadan

14 Januari 2026 - 19:15

Wagub Sulteng, Reny Lamadjido

Wakil Ketua Fraksi PKS, Takwin Tinjau dan Bantu Korban Banjir di Desa Wani

14 Januari 2026 - 18:51

Takwin

Relawan PKS Bersihkan Rumah Lansia Korban Banjir di Desa Wani

14 Januari 2026 - 17:52

PKS SULTENG

Komisi I DPRD Sulteng Dorong Penganggaran Honorarium KPID dan KI yang Proporsional

14 Januari 2026 - 12:49

DPRD SULTENG

Korban Banjir Aceh Terima Kiriman 1.000 Paket Abon dari Masyarakat Sulteng

14 Januari 2026 - 12:00

Yakesma Sulteng

SMA Kristen Bala Keselamatan Palu Serius Benahi Perpustakaan Jelang Akreditasi

14 Januari 2026 - 06:49

Dispusaka Sulteng
Trending di Daerah